Beranda Hukum & Kriminal Berlian Kecewa Dengan Nilai Test Lebih Besar, Berikut Ceritanya.. ?

Berlian Kecewa Dengan Nilai Test Lebih Besar, Berikut Ceritanya.. ?

231
BERBAGI

Lampung Timur, (Radar News) –Prekrutmen Panitia Pengawasan Kecamatan wilayah Kecamatan Batanghari Nuban (Panwascam) yg di selenggarakan oleh Panitia Pengawas Kabupaten Lampung Timur (Panwaskab) sejak tgl 27 November 2019 untuk penerimaan berkas.

Dan kemudian tgl 13 s/d 17 Desember 2019 untuk tes tertulis dan interview telah usai. Bahkan Panwaskab lampung timur sudah mengeluarkan hasil nama nama yg lulus untuk menjabat sebagai panwascam pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan di laksanakan pada tgl 23 September 2020 mendatang.

Namun sangat disayangkan,pada saat prekrutmen Panitia pangawas Kecamatan (Panwascam) tersebut di duga ada oknum yang sengaja menciderai dan memainkan peran pungsinya, oleh oknum-oknum untuk menempatkan orang-orang yang di duga kurang berkompetensi menduduki atau menerima jabatan selaku Panitia pengawas Kecamatan (panwascam) Batanghari Nuban,lamtim.

Pasalnya seperti hal dalam pendaftaran dari Kecamatan Batanghari Nuban, ada 13 nama yang mendaftarkan diri menjadi calon Panitia Pengawas Kecamatan (panwascam), dan dari 13 (Tiga belas) nama tersebut ada 1 (satu) nama yang mendapatkan hasil tes tertulis tersebut dengan nilai 69, namun saat pengumuman nama tersebut justru tidak lulus dalam seleksi.

Di hubungi melalui telepon seluler nya, Berlian,salah satu pendaftar panwascam yang mendapatkan nilai 69 menuturkan kekecewaan nya melalui pesan suaranya,Rabu (18/12) pukul 20.00 wib di sela rasa kecawa dia menuturkan.

“Saya kecewa dengan hasil yang di keluarkan oleh panitia pengawas Kabupaten (Panwaskab),bagai mana tidak,saya mendapatkan nilai sebesar 69, sedangkan 3 (Tiga) dari nama pendaftar yang di terima dan dinyatakan lulus nilai yang di peroleh dan di dapatkan di bawah nilai hasil saya, nilai 52,40 dan 37, kalau nilai tes tidak menentukan di terima dan tidaknya calon pendaftar buat apa diadakannya tes tertulis ini jelasnya.

Wajar Saya kecewa,nilai saya cukup besar di jika bandingkan dengan 3 calon yang lulus tersebut,kalau tes tidak menentukan penerimaan,buat apa Bawaslu RI adakan tes tertulis”.Tandas Berlian Penuh kecewa.

Sementara di tempat berbeda Uslih selaku Ketua Panitia Pengawas Kabupaten(Paswaskab) Kabupaten Lampung Timur Saat diĀ  konfirmasi melalui nomer ponselnya,namun di sayang Uslih tak menjawabnya.

Hingga berita terbit selaku Ketua Panitia Pengawas Kabupaten(Paswaskab) kabupatenĀ  enggan menerima panggilan telpon walau pun posisi terhubung telpon aktif .(ril/red).