Beranda Lampung Tengah Bupati Loekman Bangun Rumah Kasiman, Warga Tak Mampu Asal Kecamatan Seputih Agung

Bupati Loekman Bangun Rumah Kasiman, Warga Tak Mampu Asal Kecamatan Seputih Agung

125
BERBAGI

Lampung Tengah, (Radar News) — Mendengar warganya ada yang tidak mampu dan nyaris saja rumahnya roboh karena kondisinya sudah puluhan tahun tak pernah dibangun, Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto memberikan bantuan pembangunan rumah dan menyerahkan sebidang tanah kepada pasangan Kasiman (49) dan Tarti (45), warga Dusun 2, Kampung Donoarum, Kecamatan Seputih Agung.

Pada kesempatan kunjungan kerjanya di kecamatan setempat Rabu (18/12/2019), Bupati yang ngetop dengan jargon gotong royongnya ini, menyempatkan diri menjenguk pasangan ini.

Kunjungan Bupati yang mendadak itu, sontak membuat pasangan Kasiman dan Tarti kaget. Seolah terbangun dari mimpi, Tarti yang menyadari kedatangan Bupati Loekman Djoyosoemarto langsung memeluk orang nomor satu di Lampung Tengah itu dengan haru.

“Terima kasih Pak Bupati, dengan bantuan pribadi dari bapak, akhirnya saya dan keluarga punya rumah sendiri,” singkatnya seraya meneteskan air mata

Senada, Kasiman juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemerintah Kota Bandar Lampung itu.

“Tadinya saya dan keluarga tinggal di sebuah gubuk yang sudah hampir roboh. Tanah pada bangunan sebelumnya juga adalah milik orang. Saya hanya numpang. Tapi sejak Pak Bupati datang beberapa waktu lalu, saya dan keluarga saat ini punya rumah sendiri, dan tanah pekarangan pun sudah kami miliki,” terangnya.

Pengakuan keluarga itu diamini Kepala Dusun 02 Kampung Donoarum, Suwardi. Menurutnya, sejak dibantu Bupati Loekman Djoyosoemarto menggunakan dana pribadinya, warganya itu kini sudah bisa tinggal di rumah permanen yang menjadi hak milik pribadi.

“Ini bentuk kepedulian seorang pemimpin kepada rakyatnya. Kami aparatur pemerintahan di kampung ini sangat bersyukur Pak Bupati mau menyisihkan rejekinya untuk membantu rakyatnya yang hidup di bawah garis kemiskinan. Soalnya selama ini pak Kasiman hanya bekerja sebagai buruh cabut singkong dengan pendapatan yang tidak menentu,” jelasnya.

Terpisah, Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, yang ditemui oleh awak media usai memberikan bantuan kepada pasangan Kasiman dan Tarti, sempat menolak untuk diwawancarai.

“Sebetulnya saya sudah diam-diam menyelinap mampir ke rumah Pak Kasiman ini. Tapi tetap saja tercium oleh rekan-rekan media. Alhasil saya tak mampu mengelak untuk memberikan pernyataan,” ujarnya.

Dikatakan Bupati, pemberian bantuan kepada keluarga itu bukanlah bentuk pencitraan bagi pribadinya. Niatnya secara pribadi membangun rumah untuk keluarga itu adalah murni panggilan hati.

“Awalnya saya mendapat informasi dari warga sekitar, jika ada keluarga yang rumahnya hampir roboh karena sudah usang dimakan usia. Begitu saya cek, ternyata rumah keluarga Pak Kasiman ini juga numpang di tanah milik warga lainnya. Mulai hari itu, saya niatkan untuk membantu membangun rumah mereka, dan tenaganya melalui gotong royong masyarakat. Dan kini, alhamdulillah keluarga ini bisa tinggal di rumah yang layak huni, dan sudah menjadi gak milik mereka,” tandas Bupati. (red)