Beranda Banten Terdata 10 Anak Di Puskesmas Tanara Alami Gizi Kurang

Terdata 10 Anak Di Puskesmas Tanara Alami Gizi Kurang

206
BERBAGI

Serang Banten, (Radarnews.id) -Catatan yang diperoleh dari Puskemas Tanara Pada 2019 sepuluh anak di Wilayah Kecamatan mengalami Gizi Kurang (02/01/2019)

Kepala Puskesmas (Kapus) Siti Kuriah, yang dampingi Kasubag Hj.Nurbaiti dan Bidang Gizi Mirna Wati menyampaikan

“Puskesmas Tanara telah mendata soal adanya gizi kurang, berbagai faktor penyebabnya nanti kami sampaikan data nya, upaya preventif dan promotif senantiasa rutin kami lakukan agar masyarakat hidup sehat” ucap Kapus

Senada dengan yang disampaikan Kapus, Mirna Wati selaku Bidang Gizi juga sembari memperlihatkan data data 10 orang anak di Kecamatan Tanara yang mengalami gizi kurang

“Dalam catatan kami ada sepuluh anak yang mengalami gizi kurang, faktor nya antara lain karena sindrom down, kemiskinan, dan kelainan sejak lahir, 1 yang sudah pulih”ungkapnya

Dihari yang sama, Babay selaku Camat Tanara setelah menerima informasi adanya masyarakat Desa Bendung yang mengalami gizi kurang langsung mendatangi keluarga korban (02/01/2019)

“Tadi malam (01/01/2020) saya dapat informasi dari rekan rekan media, ada warga Desa Bendung yang sakit hingga mengalami kelumpuhan, untuk itu saya hadir, nah saya juga lihat didesa bendung ini ada anak yang mengalami gizi kurang, faktornya mungkin karena hidup dibawah garis kemiskinan, hal ini perlu kita carikan solusinya, pihak keluarga keberatan dibawa kerumah sakit karena terkait biaya tunggu, ya kita tau memang hal itu yang kerap jadi kendala biaya berobat memang bisa gratis, saya harapkan kepekaan kita bersama untuk saling membantu” ucap Camat

Yang diketahui bersama Kecamatan Tanara merupakan wilayah yang tepat bersebelahan dengan Kecamatan Mekar Baru Kabupaten Tangerang, dalam hal kemajuannya masih jauh tertinggal.

Masyarakat Tanara berharap adanya prioritas pelayanan Pemerintah secara total, terintegritas dan dapat menjadi corong kemajuan berskala nasional, ungkap salah satu tokoh berinisial Jnd saat mendengar adanya 10 orang anak yang mengalami Gizi Kurang (Edi Haelani/Ozi)