Beranda Daerah Rumah Mandeh Ramiah Memprihatinkan, Wali Nagari IV Koto Pulaupunjung Ajukan Bantuan Bedah...

Rumah Mandeh Ramiah Memprihatinkan, Wali Nagari IV Koto Pulaupunjung Ajukan Bantuan Bedah Rumah ke Baznas Dan Pemda

167
BERBAGI

DHARMASRAYA, (Radar News) -Hidup ditengah kemegahan ibukota kabupaten Dharmasraya tak menjadi jaminan bagi Mandeh Ramiah (62) untuk mendapatkan jaminan hidup sejahtera. Bahkan Mandeh Ramiah harus mengais rezki dengan mengumpulkan (Memulung) barang bekas dan meminta-minta ke pasar Pulaupunjung setiap Jumat dan Minggu.

Mandeh Ramiah merupakan warga Jorong Kubang Panjang Nagari IV Koto Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya. Hidup selama 10 tahun di ibukota kabupaten Petro Dolar tersebut, tak menjadi jaminan baginya untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan perlu bantuan dari pemerintah daerah dan Baznas untuk bantuan bedah rumah.

Pantauan radarnews.id ke lapangan bersama Wali Nagari IV Koto Pulau Punjung, David Iskan dan Kepala Jorong Kubang Gajah, Farid Wahyudi pada Senin (20/1) diketahui bahwa Mandeh Ramiah telah ditinggal sang suami menghadap ilahi 20 tahun lalu. Bahkan, Ibu tiga anak ini juga telah ditinggal anak-anaknya yang pulang kampung ke Kabupaten Solok.

Kerasnya kehidupan tak menjadi penghalang baginya untuk meneruskan perjuangan melanjutkan hidup. Tinggal di gubuk reot diantara tumpukan barang bekas, jauh dari standar kesehatan. Namun itulah satu-satunya harta yang masih ua miliki.

Meski hidup pas-pasan dalam balutan kemiskinan, Mandeh Ramiah tak berniat balik ke kampung asalnya di Janjang Siriah Kabupaten Solok. Apalagi ia telah terdaftar secara resmi sebagai warga Dharmasraya sejak tahun awal 2018 lalu.

” Saat ini sudah ada KTP dan KK, setelah diurus oleh Kepala Jorong Farid Wahyudi dan Wali David” ujar Mandeh Ramiah kepada radarnews.id pada waktu yang sama ditemui di rumahnya.

Untuk melanjutkan hidup sambungnya, sehari-hari ia hanya mengharapkan belas kasihan dan bantuan dari tetangga. Selain itu, Mandeh Ramiah juga berupaya mengais rezki dengan memulung barang bekas yang ia kumpulkan sepulang dari meminta-minta di Pasar setiap hari Jumat dan Minggu di Pasar Pulau Punjung.

“Alhamdulillah masih diberikan
reski oleh Allah swt, dan tetangga sekitar hampir setiap hari juga membantu,” ujar Mandeh Ramiah.

Katanya, ia mendapatkan Rp40 -100 ribu setiap menjual barang yang ia kumpulkan dan dijual setelah dirasa cukup. Itupun kalau harga barang bekas lagi mahal. Sedangkan hasil meminta di pasar cukuplah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sejak menderita stroke pada bagian kiri tubuhnya sejak 5 tahun terakhir, aktifitas untuk mengumpulkan barang bekas mulai jarang ia lakukan, lantaran kondisi fisik yang tidak memungkinkan.

“Sejak sakit stroke, memang agak susah untuk mencari barang bekas. Tapi mak masih tetap ke pasar untuk meminta-minta di pasar Pulaupunjung,” ujarnya dengan linangan air mata.

Ia juga bersyukur dan berterima kasih atas perhatian pemerintah daerah yang telah memberikan bantuan sejak dua tahun terakhir.

“Kalau bantuan dari pemerintah, Alhamdulillah telah didapatkan sejak 2 tahun terakhir, ini berkat bantuan pak jorong dan wali nagari yang mengurusnya,” ujar Mandeh Ramiah dengan mata berkaca-kaca

Mandeh Ramiah menyebutkan, bahwa sebelumnya pak jorong dan Walinagari telah mengusulkan bantuan bedah rumah yang ia miliki. Namun ia tidak sanggup kalau harus menambah uang untuk pondasinya.

“Mak ndak sanggup kalau ado biaya tambahan, tapi kalau di pemerintah maagiah bantuan bedah rumah, mak tarimo,” ujarnya

Sementara itu, Walinagari IV Koto Pulaupunjung, David Iskan didampingi Kepala Jorong Kubang Gajah, Farid Wahyudi saat menyambangi rumah mandeh Ramiah menyebutkan bahwa pihaknya menjadikan mandeh Ramiah sebagai prioritas dalam mendapatkan bantuan.

“Berbagai bentuk bantuan telah kita upayakan agar beliau dapat, baik itu bansos lansia, bantuan beras dan bantuan lainnya,” ujar Walinagari IV Koto IV Koto Pulaupunjung, David Iskan yang diaminkan oleh Kepala jorong Kubang Gajah, Farid Wahyudi.

David menambahkan, bahwa Mandeh Ramiah merupakan salah satu warganya yang ia usulkan untuk mendapatkan bantuan bedah rumah.

“Sebelumnya telah kita usulkan agar Mandeh Ramiah dapat bantuan bedah rumah, namun beliau tudak sanggup kalau harus ada dana tambahan darinya,” ujarnya

Katanya, ia mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mandeh Ramiah, khususnya kepada kepala jorong Kubang Gajah, Farid Wahyudi yang telah mengingatkan dirinya bahwa masih ada warganya yang ternyata layak mendapatkan bantuan.

“Saat ini, kita sedang mengurus BPJS dan bantuan bedah rumah rumah untuk beliau yang akan kita ajukan ke Baznas Dharmasraya, dan Pemda Dharmasraya,” Pungkasnya (Ard).