Beranda Daerah Bupati Lamtim : Katanya Berobat Gratis, Namun ini Yang Terjadi di Puskesmas...

Bupati Lamtim : Katanya Berobat Gratis, Namun ini Yang Terjadi di Puskesmas Batanghari Nuban,..

212
BERBAGI

Lampung Timur, (Radarnews.id) – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Batanghari Nuban Lampung Timur disinyalir punya program isapan jempol belaka dari Pemerintah Daerah (Pemda) Lampung Timur, Jum’at (21/02/2020).

Pasalnya, beberapa masyarakat yang datang mengunjungi Unit Pelayanan Teknis Kesehatan (UPTD) Puskesmas Batanghari Nuban untuk meminta surat keterangan sehat (KIR) dari puskesmas setempat. Namun, dari usai pemeriksaan terhadap pemohon atau pasien di mintai uang bayaran sebanyak Rp 30 ribu, beralasan bahwa untuk biaya administrasi yang sudah di atur dalam Perda Lampung Timur.

” Usai di periksa, saya pun keluar dari ruangan. Petugas pelayanan menganjurkan untuk melakukan pembayaran untuk bayar uang administrasi senilai Rp 30 ribu,” ujar Wahyu warga desa Gunung Tiga.

Bukan dengan kata baik menjelaskan dengan pemohon lanjut Wahyu, petugas pelayanan kesehatan di puskesmas setempat malah jengkel dan berkata yang tidak enak di dengar. ” kalau bapak tidak mau bayar, ya gak apa-apa bapak pergi saja dan kalau gak usah minta surat di sini (red) cari ke pihak kesehatan lain, serta jangan di kasih KIR,”terang salah satu MJĀ  menirukan ucapan petugas pelayanan UPTD Puskesmas.

Masih dikatakan narasumber , saya bukan mempersoalkan berapa jumlah pembayaran, mau dia berapa pun, kami siap bayar. Akan tetapi saya minta surat tanda pembayaran (kwitansi) dari pihak puskesmas setempat.

“Sebagai masyarakat dan rakyat kecil kami bertanya-tanya, apakah program ini yang selama ini yang di janjikan Bupati Lampung Timur, yang menggalakkan pengobatan gratis di setiap pengobatan,”pungkas pria yang masih mengenyam di bangku perkuliahan kejuruan Administrasi Negara di Kota Metro.

Jangan sampai masyarakat timbul mosi tidak percaya terhadap program Bupati Lampung Timur H. Zaiful Boakhari akibat ulah oknum-oknum tertentu. ” Jangan ada sudut pandang negatif terhadap Pemda, akibat ulah oknum pelayanan puskesmas. Kalaupun peraturan nya ada, alangkah sangat bobroknya administrasi Puskesmas Batanghari Nuban, yang seyogyanya sudah mendapatkan Akreditasi baik.?,”pungkasnya.(TIM)