Beranda Daerah Masyarakat Mesuji Mengeluh Akibat Langka Dan Naiknya Beberapa Kebutuhan Bahan Pokok

Masyarakat Mesuji Mengeluh Akibat Langka Dan Naiknya Beberapa Kebutuhan Bahan Pokok

194
BERBAGI

MESUJI, (RADARNEWS.ID) – Dalam beberapa minggu terakhir warga Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung mengeluh akibat langka dan naiknya beberapa kebutuhan pokok.(Minggu 22 Maret 2020)

Langka dan naiknya harga beberapa kebutuhan pokok seperti Gula Putih (gula pasir) sekarang sangat sulit untuk di temukan di Indomart dan Alfamart bahkan ditoko-toko yang menjual kebutuhan bahan pokok,kalau pun ada harganya mengalami kenaikkan yang cukup signifikan sebelumnya di jual dengan harga Rp:12.000 s/d 13.000 perkilo gram sekarang sudah mencapai Rp:16.000 s/d 18.000 perkilo gram.

Selain Gula putih (gula pasir) yang mengalami kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok lainnya juga mengalami kenaikan seperti,Minyak goreng,bawang merah,bawang putih,cabai merah,cabai keriting dan beberapa kebutuhan lainnya.

Kenaikan harga beberapa kebutuhan bahan pokok menjadi keluhan di kalangan masyarakat kecil maupun menengah serta para pedagang di kabupaten Mesuji.

Ibu Mardiana seorang pemilik toko kelontong dan sembako di pasar Simpang pematang Mesuji mengungkapkan”Untuk harga gula pasir/gula putih memang mengalami kenaikan dalam beberapa minggu terakhir, sedangkan untuk harga bawang merah, bawang putih dan lainnya baru beberapa hari ini harganya naik”

Di tanya tentang apakah ada pengaruh dan dampaknya untuk pedagang terkait Virus Corona/Covid 19,Mardiana mengatakan”Ada pak,Semenjak maraknya pemberitaan tentang Virus Corona/Covid 19 penjualan kami berkurang karena sepinya para pembeli,mungkin mereka enggan keluar rumah semenjak adanya himbauan dari pemerintah untuk mengurangi kegiatan di luar rumah dan menghindari berkumpul di keramaian,tapi ada juga beberapa kebutuhan pokok yang laku keras seperti Gula Putih,Minyak goreng,beras dan lainnya”Jelasnya.

Mardiana menambahkan”Mudah-mudahan menjelang bulan cuci Ramadhan nanti segala kebutuhan pokok bisa normal kembali dan harganya tetap stabil”harapnya.(Rach).