Beranda Banda Aceh Dua Mantan Presiden Mahasiswa Al-Washliyah Aceh Berharap Kepada PEMDA Simeulue dan DPRK...

Dua Mantan Presiden Mahasiswa Al-Washliyah Aceh Berharap Kepada PEMDA Simeulue dan DPRK Simeulue Agar Serius Perangi Covid-19

586
BERBAGI

SIMEULUE (RADARNEWS.ID) – Simeulue- Dalam Pencegahan Penularan Virus Covid 19. Dua Mantan Presiden Mahasiswa Al-washliyah Aceh menaruh harapan kepada Pemda Simeulue dan DPRK Simeulue agar serius dalam perangi Virus di Simeulue.Senin (22/03/2020)

Hardani Mantan Presiden Mahasiswa Perguruan Tinggi Al-Washliya Aceh dalam rilisnya yang dikirimkan kepada Awak Media mengatakan; “Penularan Virus Corona/Covid 19 ini bukan lagi menjadi trending topik tingkat Nasional dan Internasional, akan tetapi sudah menjadi persoalan tingkat Dunia. Untuk itu kita siap mendukung pemberantasannya.”kata Hardani

“Kita mendukung penuh Pemerintah Daerah, akan tetapi Pemerintah daerah juga harus sigap dan serius dalam pencegahan Virus Covid-19 ini, terutama serius dalam pengadaan seluruh alat-alat pencegahannya supaya dapat mengantisipasi penyebaran Virus tersebut.”tandasnya

“Ayo lakukan Sosialisasi kepada Masyarakat, mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan sampai ke Desa-Desa yang ada di Kabupaten Kita, agar Masyarakat kita faham apa itu Covid-19. Kenalkan bagaimana ciri-cirinya dan bahayanya Virus tersebut, supaya Masyarakat kita mengerti cara pencegahannya. Bukan hanya himbauan saja. Kalau hanya himbauan saja, masih banyak masyarakat kita yang hanya mengira Virus tersebut biasa-biasa saja.

Sampai saat ini Masyarakat kita masih banyak yang berkumpul dalam acara acara pesta, baik pesta pernikahan maupun pesta ulang tahun keluarga. Masih banyak perkumpulan Masyarakat di setiap sudut kota sambil duduk dengan segelas kopi dan rokok sebatang di tangannya.

“Kami mendukung penuh Pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Daerah Kita dan kami juga berharap kepada Perintah Daerah, agar Kiranya dapat melakukan dengan cepat penyemprotan Desinfektan di setiap Desa dan tempat-tempat umum yang ada Di Daerah Kita. Kemudian segera Instruksikan setiap Kepala Desa yang ada di daerah kita agar kiranya dapat mengalokasikan DANA DESA tersebut untuk Kepentingan kegiatan pencegahan Covid 19 ini.
Lebih baik mencegah dari sejak dini dari pada mengobati jika sudah menular ke seluruh pelosok Negeri.”tutur Hardani

Hardani yang juga Kader Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah Aceh (HIMMAH) mengatakan; Kita mengapresiasi, Pemerintah Daerah yang telah mengeluarkan surat himbauan, yang mana himbauan tersebut dituangkan dalam surat edaran Bupati Simeulue nomor 440/916 tentang pencegahan virus Corona. Surat itu diterbitkan tanggal 16 Maret 2020.

“Dalam himbauan bupati kepada Warga Negara Asing yang ada di Pulau Simeulue agar Segera dapat menghentikan atau meninggalkan Simeulue mulai dari tanggal 17 Maret 2020 hingga batas waktu yang di tentukan. Kecuali bagi Warga Negara Asing (WNA) yang sudah menetap dibuktikan dengan memilik kartu izin tinggal sementara (KITAS) maupun yang memiliki kartu izin tinggal tetap (KITAP).

Menurut Hardani; “Langkah atau himbauan yang dilakukan tersebut terkesan main-main. Sebanarnya WNA tersebut Wisatawan, Pekerja ataukah sudah menjadi Warga Simeulue yang berdomisili di Simeulue ini. Jika menetap disini berapa lama mereka akan ada dipulau ini, seharus baik WNA yang memilik KITAS dan KITAP ataupun WNA yang tidak memiliki KITAS dan KITAP juga harus meninggalkan Simeulue sampai batas waktu yang di tentukan. “Pungkas Hardani.

Karena menurut Hardani yang juga Bendahara LSM Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup (LPLHI) Kabupaten Simeulue; “Apa untungnya bagi Simeulue ini dan bagi rakyat Simeulue ini ketika Warga Negara Asing (WNA) tinggal di pulau ini dengan izin tinggal tetap atau izin tinggal sementara. Toh gak ada untung dan manfaatnya bagi Masyarakat Simeulue. “ujarnya.

Kemudian dia Hardani mengucapkan; “Alhamdulillah sampai saat ini dipulau kita belum ada yang terjangkit Virus mematikan tersebut. Maka dari itu mari kita jaga semuanya dengan baik dan sebaik baiknya kondisi Pulau kita ini.”ucap Hardani

Disisi lain, Agus Muliadi. Wakil Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Simeulue (Ippelmas) Banda Aceh saat dikonfirmasi melalui telfon seluler juga Menyampaikan hal yang sama; “Untuk Pemda Simeulue Agar kiranya betul-betul serius dalam Menanggapi permasalahan Covid-19 yang sangat membahayakan banyak nyawa banyak orang. Jangan menunggu sampai ada nyawa yang akan melayang dipulau kita.”pungkasnya

“Dia berharap Kalau bisa dipost anggaran Khusus untuk tanggap darurat covid-19 ini.

Agus Muliadi yang juga Mantan Presiden Mahasiswa (Presma) Perguruan Tinggi Al-Washliyah Aceh menyampaikan; “untuk lembaga legislatif agar kiranya memperhatikan Rakyat Kita bukan hanya seremonial saja, karna banyak hari ini Masyarakat dan Rakyat Kita yang membutuhkan perhatian bukan hanya himbauan.”tuturnya

“inilah saatnya Legislatif berperan aktif untuk membantu masyarakat. Jangan pada saat Pileg saja Masyarakat itu dibutuhkan.”ucapnya

“Pada saat Pileg dan pemilu kok mampu menghambur hamburkan uang untuk cetak Baju dan Spanduk, kok sekarang untuk masker saja rakyat tidak mendapatkan.

“Legislatif itu adalah wakil rakyat di perlemen, maka suarakanlah, berbuatlah, turunlah ke tengah tengah Masyarakat serta perhatikan Masyarakat kita di Simeulue ini supaya mereka tidak tertular penyakit wabah Virus yang mematikan itu. “tegas Agus Muliadi.

Terakhir, Hardani barsama Agus Muliadi manyampaikan; “Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue dan DPRK Simeulue, jika memang Masker dan alat-alat kebutuhan lainnya yang dapat mencegah terjangkitnya Virus Covid-19 tersebut sudah ada dan sudah bisa dibagikan kepada Masyarakat kita, maka Kami siap membantu Pemerintah Daerah dan DPRK dalam hal penyalurannya kepada Masyarakat.

“Mari sama sama kita berbuat yang terbaik untuk Negeri ini dan kabupaten Simeulue ini. “tutup Hardani yang juga Mantan Ketua Pemuda Desa Suka Jaya.(Ar/Red).