Beranda Lampung Upaya Memutus Mata Rantai Virus Covid-19, Pemkab Lamteng Gelar Swiping Kendaraan dan...

Upaya Memutus Mata Rantai Virus Covid-19, Pemkab Lamteng Gelar Swiping Kendaraan dan Penumpang

89
BERBAGI

Lampung Tengah,(RADARNEWS.ID) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng) terus berupaya melakukan berbagai cara dalam menangani dan mencegah penyebaran wabah Corona Virus Desiase 2019 (Covid-19) diwilayah setempat.

Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto didampingi Kepala Dinas Kominfo Iman Saputra, Kadishub Syukur Kersana, Kadiskes dr. Otniel, Kasat Pol PP, BPBD dan Polres Lamteng serta Camat Terbanggi Besar, melakukan kegiatan Swipping Penumpang Angkutan Umum, di Simpang Terminal Betan Subing Terbanggi Besar, Kamis (2/4/2020).

Sebelumnya, orang nomor satu di Lamteng ini juga telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara serentak di berbagai tempat keramaian, sekolah, pasar dan fasilitas umum lainnya serta memasang beberpa titik tempat pencucian tangan (wastafel portable) di depan Plaza Bandarjaya dan Masjid Istiqlal.

Loekman mengatakan, bahwa dalam memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona, Pemkab Lamteng melalui Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 di 28 Kecamatan telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara serentak di 311 kampung/kelurahan di Kabupaten setempat.

Oleh karena itu, lanjut Loekman, diharapkan semua elemen masyarakat di dapat ikut berperan aktif dalam memerangi penyebaran Covid-19 tersebut. Sehingga dapat terwujudnya Lampung Tengah yang sehat ditengah merebaknya pandemi virus corona yang saat ini menjadi permasalahan dunia.

“Kita akan terus berupaya untuk melakukan pencegahan terhadap wabah virus corona, agar masyarakat Lamteng terhindar dari virus berbahaya itu. Karenanya saya mengajak TNI/Polri, jajaran OPD, serta elemen masyarakat juga pihak-pihak terkait lainnya untuk bersama-sama melawan dalam memerangi virus mematikan ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, bupati juga menghimbau masyarakat, khususnya para penumpang untuk mentaati aturan yang dikeluarakan pemerintah, dan selalu menjaga kesehatan dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang bersih.

“Mohon pengertian dan kerjasama semua pihak untuk mengikuti aturan yang ada. Itu semua untuk kebaikan kita bersama. Saya minta masyarakat selalu dapat menerapkan Pola hHidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar terhindar dari Covid-19 ini,” harapnya.

Terkait penyemprotan cairan disinfektan, kata bupati, harus dilakukan berulang kali agar Kabupaten Lampung Tengah benar-benar steril dari wabah virus corona.

“Harus rajin disemprot supaya penyebaran Covid-19 bisa diatasi. Kita akan semprot cairan disinfektan ditempat keramaian secara serentak dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ditambahkannya, bagi masyarakat yang baru kembali dari luar daerah agar dapat melaporkan diri ke aparatur kampung masing-masing. Nantinya laporan masyarakat akan diteruskan ke pemerintah kecamatan setempat. Kemudian petugas kesehatan di kecamatan akan memantau selama 14 hari. Jika tidak ada reaksi apa-apa, artinya pendatang sudah bisa bersosialisasi.

“Perlu kesadaran masyarakat untuk kepentingan bersama. Jangan egois menganggap dirinya sehat dan tak terpapar virus corona. Ayo laporkan ke aparatur kampung jika ada masyarakat yang baru pulang dari luar daerah. Dan bagi masyarakat pendatang, baik Orang Tanpa Gejala (OTG) atau Orang Dalam Pemantauan (ODP), sebaiknya berdiam diri sementara dan jangan keluar rumah kecuali ada kepentingan mendesak,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Lamteng Syukur Kersana mengatakan, kegiatan swipping terhadap para penumpang angkutan umum sebagai langkah pencegahan pandemi virus corona dilakukan dipintu Tol Terbanggi Besar dan Suka Jawa. Dimana dua lokasi ini dinilai sebagai jalur masuk kendaraan dari luar wilayah.

“Selain swipping, kita juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh para penumpang dan awak kendaraan umum yang masuk ke wilayah Lampung Tengah. Dan kendaraan angkutan umum kita lakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh,” ungkapnya.(rls/ndo).