Beranda Banda Aceh Pembatasan Jam Malam Di Simeulue Akhirnya Resmi Di Tiadakan Dan Warga Bisa...

Pembatasan Jam Malam Di Simeulue Akhirnya Resmi Di Tiadakan Dan Warga Bisa Jualan Kembali Seperti Biasanya

420
BERBAGI

SIMEULUE (RADARNEWS.ID) – Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui juru bicara satgas Covid-19 kabupaten Simeulue Ali Muhayatsyah terkait pembatasan Jam Malam dan penutupan beberapa tempat usaha seperti warung kopi dan warung makan guna mengantisipasi wabahnya virus Corona di Simeulue.

Dari pemerintah Kabupaten Simeulue melalui juru bicara satgas Covid-19 Kabupaten Simeulue resmi di umumkan untuk pembatasan jam malam di Simeulue di cabut kembali.Minggu (04/04/202) Dan warga simeulue bisa berjualan kembali seperti biasa nya.

Ali Muhayatsyah.SH” Selaku juru bicara satgas Covid-19 Kabupaten Simeulue Mangatakan”Ditiadakan nya jam malam di seluruh wilayah Kabupaten Simeulue terhitung mulai tanggal 04 april 2020. Kepada pemilik usaha bisa membuka dan beraktifitas seperti biasa namun bagi pelaku usaha wajib menaati kembali agar pada¬† pukul 23.30 menutup kembali usahanya

Lebih lanjut Ali Muhayat Syah menjelaskan, bagi acara pernikahan dan acara resepsi hajatan masih dilarang untuk sementara waktu, sebab wabah virus corona (covid-19) secara nasional masih mengancam dan belum berakhir secara maksimal Sedangkan bagi pelaku usaha diminta agar menyiapkan tempat cuci tangan dan tetap menjaga jarak agar tidak bersentuhan”ujarnya

Lanjutnya lagi Ali Muhayat Syah”Membatalkan surat edaran terkait penutup usaha yang bisa mengumpulkan orang banyak seperti, Warung nasi,Warung Kopi, cafe, hiburan dan tempat usaha lainnya oleh karena itu jajaran Forkopimda kabupaten Simeulue memutuskan Ditiadakan nya jam malam diseluruh wilayah kabupaten Simeulue terhitung mulai tgl 4 April 2020.

2. Kepada pemilik usaha agar membuka kembali usahanya, namun dihimbau kepada para pelaku usaha untuk dapat memperhatikan dan menati aspek kesehatan sebagai berikut :

a. Di anjurkan Pukul 23.30 wib semua usaha wajib tutup.
b. Menyediakan tempat cuci tangan.
c. Menjaga jarak, baik kondisi berdiri maupun duduk.
d. Hindari utk tidak bersentuhan langsung.

3. Utk kegiatan keagamaan, seperti takziah dll, tetap berjalan seperti biasa, namun tetap menjaga aspek kesehatan, dan jaga jarak.

Demikian disampaikan utk kita maklumi bersama. Semoga Allah SWT berikan perlindungan untuk seluruh masyarakat kabupaten Simeulue sehingga terhindar dari virus Covid-19. Aamiin ya Allah”tutupnya Ali Muhayatsyah Selaku juru bicara satgas Covid-19 Kabupaten Simeulue.(ard).