SIMEULUE (RADARNEWS.ID) – Mulai dari beberapa tahun yang lalu hingga sekarang masyarakat sangat kecewa dengan pemanfaat Dana Desa setiap tahun terkesan sia-sia dan tidak bisa dimanfaatkan dengan baik.
Warga Desa Lugu Kecamatan Simeulue Timur berinisial MA, RF dan SR menyampaikan kekecewaannya kepada awak media terkait dengan pamanfaatan Dana Desa terkesan sia-sa dan tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Minggu (19/04/2020).
MA mengatakan “setiap saya melakukan pekerjaan yang sumber dananya dari Desa tidak pernah diperlihatkan Gambar dan RAB” kemudian awak media bertanya kepada MA, jadi bagaimana saudara bisa melakukan pekerjaan tersebut? “Saya hanya diberitahukan kerangkanya saja dan karena saya juga berprofesi sebagai tukang, ketika disampaikan kerangkanya dari pihak Tim Pelaksana Kegiatan Desa saya dapat pahami bentuk dan model yang akan dikerjakan” ungkapnya.
MA juga menambahkan “dikegiatan Dana Desa 2020 ini ada Pembangunan Gudang Nelayan sebanyak 46 Unit. Kami meminta Gambar dan RAB dari Perangkat Desa dan Tim Pelaksana Kegiatan sebagai acuan dan pedoman kami bekerja dilapangan tidak diberikan copiannya, hanya perlihatkan saja begitu kepada kami” ungkapnya.
Dalam UU Desa juga mengamanatkan keterbukaan informasi bagi masyarakat desa yang sejalan dengan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP): Memperoleh Informasi Publik adalah hak setiap individu yang dijamin oleh negara (Pasal 4 Ayat (1)). Adanya keterbukaan informasi sebagai bentuk pertanggungjawaban Pemerintahan Desa.
Kemudian warga yg berinisial SR juga mengutarakan “terkait dengan Dana Desa 2019, saya juga pernah menyampaikan pada forum musyawarah pemilihan TPK DD 2020 beberapa hari yang lalu kepada Pemerintahan Desa Lugu, menyampaikan tentang pengelolaan Dana Desa, agar setiap kegiatan mohon cantumkan Gambar dan RAB jangan hanya papan kegiatan saja yang dicantumkan di lapangan”.
“kami atas nama masyarakat Desa Lugu meminta Gambar dan RAB pada kegiatan DD 2019, untuk diperlihatkan supaya dapat kami sesuaikan antara RAB dengan Volume Pekerjaan di Lapangan, sehingga tidak menimbulkan Fitnah ditengah masyarakat. Namun sampai dengan sekarang Gambar dan RAB tersebut tidak pernah dinampakan kepada kami masyarakat Desa Lugu”.
“Menurut pengamatan kami di lapangan, bahwa ada beberapa Kegiatan DD 2019 yang tidak singkron / tidak masuk akal antara volume pekerjaan dengan alokasi dana yang tercantum pada papan kegiatan, Dananya Besar Volume Pekerjaannya Sedikit seperti Penggalian Kolam tidak ada pipa Sirkulasi Air, Lapangan Bola Kaki itemnya timbunan, geronjong dan talut dengan Realisasi Anggaran Rp. 188.762.000,- dan MCK yang terletak di Meunasah Dusun Sirawik dengan Alokasi Dana Rp. 13.688.859,-” pungkasnya.
“Untuk menebus rasa kekecewaan kami masyarakat Desa Lugu, kami momohon kepada Pihat Terkait baik dari Kecamatan, Dinas PMD dan Inspektorat agar sesegera mungkin melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap Kegiatan Dana Desa 2019” tutupnya. (shd).



