Beranda Daerah 12 Orang Jalani Rapid Tes, 7 Warga Dharmasraya Positif Covid19. 1 Diantaranya...

12 Orang Jalani Rapid Tes, 7 Warga Dharmasraya Positif Covid19. 1 Diantaranya ASN

682
BERBAGI

DHARMASRAYA, (RADARNEWS.ID) -Penyebaran wabah Covid -19 di Kabupaten Dharmasraya belum bisa terbendung. Pasalnya, warga terpapar positif Covid 19 di wilayah Dharmasraya, Sumatra Barat bertambah 7 orang berdasarkan hasil rapid test terhadap 12 orang warga yang telah melakukan kontak dengan pasien positif covid19 yakni tuan J. Namun dari 12 orang yang diperiksa ini, tak satupun yang sakit atau orang tanpa gejala (OTG). Hal ini disampaikan langsung dari Juru Bicara penanganan Covid19 Dharmasraya dr. Rahmadian didampingi Kabag Hukum Irwan Zamrud dalam jumpa persnya di Media Center Covid19 Kantor Bupati Dharmasraya Selasa (21/4).

“Sebanyak 12 orang dilakukan pemeriksaan rapid test. Hasilnya 7 diantaranya dinyatakan positif dan 5 lainnya negatif. 7 orang ini tersebar di tiga wilayah diantaranya 3 orang di Kecamatan Sungai Rumbai, 3 orang di Kecamatan Tiumang, dan 1 orang di Kecamatan Sitiung,” ujar dr Rahmadian.

Sedangkan, satu dari tujuh warga positif rapid tes ini bekerja sebagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di wilayah kecamatan Tiumang.

“ASN ini berinisial A berusia 54 tahun yang dari rekam jejaknya pernah bersentuhan dengan yang telah positif saat ini,” jelasnya

Rahmadian menyebutkan, tujuh warga yang dinyatakan positif berdasarkan rapid test ini akan dilakukan swab test untuk memastikan apakah positif terjangkit atau tidak.

“Jadi ini masih berdasarkan hasil pemeriksaan tes cepat, bisa saja nanti positif corona jenis lain. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap dia.

Ia menyebutkan tujuh warga yang menjalani tes cepat merupakan jemaah tabligh yang sebelummya melakukan perjalanan ke Kabupaten Goa, Sulawesi Selatan. Sebagaimana diketahui Goa merupakan daerah claster COVID-19.

“Tuan J yang positif kemaren, dari riwayat perjalanannya, juga pulang dari Goa Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga akan melakukan Rapid tes kepada 126 santriwan dan santriwati yang baru saja pulang dari Tumboro, Magetan Jatim.

” Kita punya alat Rapid tes ini sebanyak 80, meski belum mencukupi, namun kami akan tetap melakukan Rapid tes ini nantinya,” ungkapnya

Ia berharap kerjasama ketujuh warga itu bersedia menjalani swab test di RSUD Sungai Dareh besok pagi. Agar penanganan terhadap tujuh orang tersebut bisa dilakukan.

“Besok pagi, tujuh orang ini akan kita lakukan swab tes di RSUD Sungai Dareh,” kata Rahmadian

Kami berharap sambungnya, agar ketujuh warga ini mengikuti test swab. “Karena kami butuh perjuangan panjang untuk meyakinkan supaya yang bersangkutan mau diambil darahnya,” ujarnya

Untuk itu katanya, kami informasikan hasil rapid tes ini bisa dikatakan suspect covid19, dan rapid test ini signifitasnya untuk corona masih 30 -40 persen, maka harus dibuktikan dengan swab test.

“Apabila swab pertama positif tak perlu lagi swab kedua. sebaliknya jika swab pertama negatif, dilanjutkan swab kedua. Dan kami harapkan agar setiap kecamatan bersiap siap, kalau sampai ini positif. Maka kita perlu karantina tetap. Kalaupun ingin isolasi mandiri sesuai protap kemenkes, harus kamarnya punya wc sendiri,” jelasnya.

Rahmadian mewakili pemerintah daerah meminta agar ketujuh warga yang dinyatakan positif rapid test untuk mengisolasikan diri secara mandiri.
“Disinyalir dari yang telah diperiksa ini masih beraktifitas di luar rumah, kami mohon agar melakukan isolasi mandiri. Kami juga mendapatkan informasi, bahwa mereka pernah melakukan isolasi namun belum disiplin,” pintanya.

Rahmadian juga meminta kepada gugus tugas kecamatan dan relawan nagari agar mengawasi secara ketat kepada warga yang diisolasi mandiri ini.

Sebelumnya, warga positif Covid 19 di wilayah Dharmasraya 2 orang, yakni Tuan J ( 59) dan Tuan R ( 64) warga Kecamatan Koto Besar. Tuan J dan Tuan R ini sudah mendapatkan perawatan tim medis Covid- 19 Dharmasraya. (Ard).