Beranda Banda Aceh FPRM,Minta Pemerintah Wajib Berdayakan Produk UMKM di Aceh

FPRM,Minta Pemerintah Wajib Berdayakan Produk UMKM di Aceh

86
BERBAGI

ACEH TIMUR, (RADARNEWS.ID) -Di tengah pandemi COVID-19, FPRM menghimbau kepada pemerintah dan masyarakat untuk membeli makanan dari usaha kecil setempat, menghargai petani, nelayan dan peternak yang memproduksi pangan, berbelanja dengan bijaksana, dan makan makanan sehat.

“Sudah saatnya pemerintah memperhatikan mereka yang berada di garis depan dalam pandemi ini. Mereka yang memproduksi pangan untuk kita makan setiap hari di masa yang sulit ini”ungkap Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin, di ruang kerjanya. (1 Mei 2020).

Mengingat mereka para pahlawan pangan selama pandemi ini, seperti petani kecil nelayan, peternak, pengemudi truk dan para penjual di pasar/ supermarket yang menyiapkan bahan-bahan pangan untuk masyarakat, tujuan kita kita dengan beli makanan dari usaha kecil untuk mendukung mata pencaharian mereka di masa-masa sulit ini.

Jadi sudah saatnya pemerintah merubah pola membeli barang barang instan seperti sarden dan Indomie untuk dijadikan paket bantuan kemanusiaan yang disalurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid 19

Bahkan kedepan pemerintah aceh harus memikirkan program jangka panjang dalam menghadapi virus Corona ini dan tidak hanya semata mata memberikan bantuan, akan tetapi bagaimana meningkatkan ketahanan pangan di aceh selama.virus Corona ini melanda negara kita

Selain itu Nasruddin mengharapkan kepada masyarakat berbelanjalah dengan bijaksana jangan membeli terlalu banyak pangan (seperti buah, sayur, ikan, daging sapi, dan daging ayam) pada satu waktu dapat mengakibatkan makanan rusak dan terbuang dan tidak perlu menimbun makanan di rumah karena COVID-19. ini akan mempengaruhi secara langsung kelangkaan pangan di aceh

Nasruddin juga meminta kepada para petani dan pedagang tidak menjual bahan kebutuhan pokok seperti padi keluar daerah, karena kita ketahui bersama di aceh saja belum.mencukupi kebutuhan pangan secara berkelanjutan

Apa lagi sampai saat ini belum ada satu lembaga mana pun yang berani menyatakan kapan virus iCorona ni akan berakhir, oleh karenanya masyarakat bersama pemerintah harus memikirkan program jangkan panjang di sektor pertanian, kelautan dan perternakan” ibuhnya.(M.Alimin).