Beranda Banda Aceh Menjadi Abang Becak Bukan Pekerjaan Mudah, Patut Di Acungi Jempol

Menjadi Abang Becak Bukan Pekerjaan Mudah, Patut Di Acungi Jempol

651
BERBAGI

Subulussalam-Aceh, (RADARNEWS ID) -Di akhir-Akhir Sbulan Trakhir ini Masyarakat Dianjurkan untuk Phisical Distancing/Sosial Distancing Demi Memutus Menularnya Mata Rantai Covid_19 yang Sangat Begitu Menggila,Bahkan Dapat menyerang Siapapun Tanpa pandang Bulu,Selasa (12/05/2020).

” Namun Akan Hal ini Banyak Masyarakat yang merasakan Dampak dari pendemi vicod-19 ini,Baik itu Sektor pangan,ekonomi,Keuangan dan juga faktor Lainnya.

Salah Satu dampak Dari Coronavirus Disease 19 ( Vicod 19 ) ialah buat ABANG BECAK Yang Ada di sekitaran Subulussalam,Sebelum Covid_19 Penghasilanny Bisa Mencukupi Untuk Kebutuhan istri dan Anak-Anaknya’,Bahkan Istri Dan anaknya Juga Menanti dengan Setia Dirumah Berharap Suaminya bila Pulang Kerumah Bisa membawa Uang Dan Hasil.

Salah Seorang yang Bekerja Sehari Hari Sebagai Menarik Becak J Berasa di subulussalam Mengeluh akan hal ini, Bahkan Selain Dari Pada itu Tarif/Ongkos Becak Di subulussalam masih Sangat Memperhatinkan.

“Ia akhir ini Pendapatan ku Sangat Minim,Mulai Pagi sampai-Siang mendapatkan Satu Sewa aja Sulit Sementara Itu Kebutuhan Untuk Dirumah Tidak Bisa Tertunda Terlebih beberapa Hari Lagi Sudah Mau Lebaran, Bahkan Pernah Saya Sampai Tidak Ada Bawa uang,Ucapnya.

Mengenai bantuan Dari pemerintah Baik itu PKH,BPNT,BST,BLT Sampai Saat ini Saya belum Ada menerimanya, Apakah Nanti saya mendapatkan Kami hanya menunggu,Harapnya

Ditambahkan lagi,Ongkos Dari peumpang disini Murah, terkadang Kalau hanya Skitar Subulussalam hanya Di kasih Cuma 5000 ,Dan kalau Dari Sekitaran Terminal ke Jontor Hanya 12ribu,Kalau Baik Hati penumpangnya Dikasih 15Ribu, padahal Kita Tahu kalau Penumpang Kita Itu orang yang Berduit,Tutupnya Dengan Nada Yang Lemas.

Harapannya Segala Bentuk Bantuan Dari Pusat Maupun Daerah Agar Kiranaya Disalurkan terhadap Orang Yang Benar-benar layak Menerimanya,Jangan Ada unsur Anak Tiri Dan Anak Kandung.ujarnya. (Dar).