Beranda Daerah Ngumpul Sambil Minum Teh Telor dan Kopi, 13 Orang Pemuda diangkut ke...

Ngumpul Sambil Minum Teh Telor dan Kopi, 13 Orang Pemuda diangkut ke Mapolres Dharmasraya

198
BERBAGI

DHARMASRAYA, (RADARNEWS.ID) -Sedang asik ngumpul sambil menikmati teh telor, kopi hitam dan bersenda gurau di kedai kopi, sebanyak 13 orang laki-laki diangkut paksa petugas ke Mapolres Dharmasraya. Pasalnya rombongan pemuda yang telah dihimbau untuk membubarkan diri ternyata tetap ngeyel dan kembali berkumpul. Melihat hal tersebut untuk memberikan efek jera, 13 laki laki ini diangkut petugas karena tidak mengindahkan himbauan pemerintah dan petugas terkait upaya pencegahan COVID-19 dan penerapan PSBB diwilayah hukum kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumbar pada Kamis (14/5) sekira pukul 00.55 wib dini hari.

Kapolres Dharmasraya, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah membenarkan bahwa jajaran polres Dharmasraya dan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 akan terus melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 kepada masyarakat. Bagi masyarakat yang tidak mengindahkan himbauan petugas akan dibawa ke Mapolres Dharmasraya untuk diberikan pembinaan dan sanksi tertulis berupa surat pernyataan.

“Benar petugas kami telah menindak dan memberikan pembinaan terhadap 13 pemuda yang tidak mengindahkan himbauan pencegahan COVID-19 ke Mapolres. Masyarakat ini diberikan sanksi tertulis berupa surat pernyataan dan kami juga berikan pembinaan agar mereka paham bahaya dari virus Corona ini,” ujar Kapolres AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah didampingi Kabag Ops, Kompol Rifa’i dan Kasat Sabhara, IPTU Haryoto dan Kapolsek Pulau Punjung, IPTU Syafrinaldi kepada awak media Kamis (15/5)

Kapolres menyebutkan, himbauan dan peringatan telah dilakukan, namun warga ini tak juga mengindahkan himbauan dan peringatan tersebut, maka terpaksa kita bawa mereka ke Mapolres untuk diberikan sanksi dan pembinaan.

“Sebayak 13 orang ini diinapkan di Mapolres hingga paginya, dan pagi tadi mereka dijemput oleh Orang tua, bersama Babinsa dan bhabinkantibmas nagari masing-masing,” jelasnya

Petugas gabungan dari Gugus Penanganan COVID-19 melakukan patroli rutin. Patroli yang dilakukan juga untuk membubarkan masyarakat yang masih melaksanakan kegiatan berkumpul. Namun saat sampai di Nagari Sungai Dareh kecamatan Pulau Punjung, petugas menemukan masyarakat yang masih melaksanakan kegiatan berkumpul dan sedang asik menikmati minuman di warung yang berada di pinggir jalan lintas sumatra tersebut.

Kemudian Petugas mendatangi tempat tersebut dan memberikan himbauan, setelah membubarkan diri, petugas melanjutkan giatnya menuju Pulau Punjung.

“Kegiatannya hanya ngumpul dan minum teh telor dan kopi di warung tersebut. Setelah diperingati, mereka bersedia untuk membubarkan diri dan pulang,” ujar Kapolres.

Namun sambungnya, himbauan ini tidak diindahkan, hal ini diketahui setelah petugas ingin kembali ke mapolres, mereka terlihat berkumpul kembali. Tim patroli yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Dharmasraya, Kompol Rifa’i, SH lantas mengangkut mereka ke Mapolres Dharmasraya untuk diberi pembinaan.

Kapolres mengingatkan bagi masyarakat yang kedapatan berkumpul-kumpul dikeramaian dan tak mengindahkan himbauan petugas akan maka akan kita tindak dan bawa ke mapolres.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan aturan ini dengan penuh kesadaran, karena resiko tertular Covid-19 ini tidak hanya ditanggung oleh pribadi namun juga berdampak terhadap orang-orang sekitar terutama keluarga kita,” himbau Kapolres. (Gus).