Beranda Daerah Terungkap Motif Pembunuhan Yang Terjdi di Desa Tanjung Harapan Ternyata Korban Gangguan...

Terungkap Motif Pembunuhan Yang Terjdi di Desa Tanjung Harapan Ternyata Korban Gangguan Kejiwaan dan Menyerang Ibu Kandungnya

762
BERBAGI

OKU Selatan, (RADARNEWS.ID) -Tragedi pembunuhan yang terjadi di Pondok Talang Pematang Kaleng Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel. pada Rabu 3 Juni 2020 yang lalu adalah 3 Bersaudara Kandung,

KASAT RESKRIM POLRES OKU Selatan, AKP Kurniawi HB. saat dikonfirmasi terkait pembunuhan tersebut mengungkapkan

“Tragedi ini berawal dimana Korban, Ilsan 31 Tahun adalah seseorang yang mengalami Gangguan jiwa, Saat kejadian, korban Ilsan tiba-tiba kumat dan mengamuk tidak jelas sehingga membuat ibu mereka terperosok jatuh akibat tindakan korban, Sehingga Tersangka, Ta (33) dan Ih (26) terpancing emosi ketika melihat saudaranya Ilsan (31) tiba-tiba menyerang ibunya, Ungkap Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Kurniawi HA

Lebih lanjut KASAT RESKRIM POLRER OKU SELATAN, AKP Kurniawi HB mengatakan

“Kemudian Ibu korban yang dikejar oleh Ilsan berteriak memanggil anaknya yang lain. Saat itu, tersangka Ta dan Ih berniat menenangkan saudaranya dan akan membawa ke rumah sakit. Akan tetapi, korban justru mencekik tersangka Ih hingga hampir kehabisan napas. Tersangka Ta yang melihat adiknya terancam langsung memukul korban dengan Batang kayu kopi sebanyak Tiga kali, hingga cekikan terlepas. Tersangka Ih yang kesal dicekik langsung mengambil pisau yang berada di tangan tersangka Ta. Kemudian menusuk dibagian perut Korban berkali kali
Korban yang mendapat tusukan bertubi-tubi akhirnya meninggal dunia. Lalu, Ih dan Ta memasukkan tubuh korban ke dalam karung untuk ditanam di semak-semak belakang rumah. Tegas KASAT RESKRIM POLRES OKU Selatan. AKP, Kurniawi. HB

Pihak kepolisian yang mendapat laporan mengenai pertengkaran tersebut akhirnya mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Kamis, (4/6) malam. Setelah dikumpulkan keterangan saksi dan keterangan tersangka, diketahui bahwa korban telah dikuburkan di belakang rumah. Pihak kepolisian pun langsung membongkar makam tersebut dan mengevakuasi jenazah korban untuk proses autopsi.

“Kedua tersangka sudah kita amankan. Keduanya masih kita periksa untuk mendalami kasus yang ada,” jelas Kurniawi.
(Jamhuri).