Beranda Aceh Tinggal dirumah Kontrakan Penghasilan Pas-Pasan , Tidak Mendapat BLT Dana Desa

Tinggal dirumah Kontrakan Penghasilan Pas-Pasan , Tidak Mendapat BLT Dana Desa

421
BERBAGI

Subulussalam, (RADARNEWS.ID) – Masyarakat yang seharusnya layak menerima bantuan dari pemerintah pusat maupun Pemerintah daerah terlebih disaat pandemi Covid-19 yang kian melumpuhkan ekonomi masyarakat.

Namun sangat disayangkan apa yang dirasakan masyarakat desa kampung badar kecamatan Rundeng Kota Subulussalam yang bekerja hanya sebagai serabutan dan bahkan iwan ( 31 ) rumah yang ditinggalinya juga menyewa namun sangat disayangkan tidak ada mendapat bantuan pemerintah darimana pun termasuk bantuan langsung tuna dana desa (BLT – DD).

BLT dana desa yang seharusnya diberikan kepada masyarakat yang ekonominya berdampak akibat dari pandemi covid-19 .

“Informasi yang kami himpun dari warga desa kampung Badar Kecamatan Tundeng Kota Subulussalam mengeluh tentang apa yang mreka rasakan .

Warga yang mengatakan kepada media ini dan dihadapan beberapa wartawan lainnya‚ ” mengaku namanya Suen padang ( 32 ) dan iwan ( 31 ) , kami merasa kecewa kepada kepala kampong desa kampung badar, seharusnya kami sebagai warganya layak untuk mendapatkan BLT DD tersebut karena kami juga kehilangan mata pencaharian kami akibat dari covid-19.

“ yang kami pertanyakan kenapa BLT dana desa tersebut di bagikan hanya sebanyak 5 penerima saja ,Tanya suen padang.

Sementara kami warganya di desa kampung badar ini masih banyak yang layak untuk mendapatkan BLT dana desa tersebut, jelasnya dengan kesal.

Lebih miris lagi iwan juga mengatakan bahwasannya ia yang mengaku bekerja kesehariannya hanya serabutan dan rumah tempat yang ditinggalinya juga rumah kontrakan.

“ saya tinggal dirumah kontrakan bang dan belum memiliki rumah, penghasilan saya juga pas-pasan ,saya bekerja hanya hari-harian dengan gaji tidak seberapa bang” , Ujar dari Iwan .

“ Kami juga selaku warga seharusnya mendapatkan perlakuan yang adil serta kami meminta atas hak – hak kami sebagai warga ,pintanya.

Bahkan kami merasa iri kepada desa desa yang ada di pemko subulussalam”, yang mana kami ketahui didesa desa yang ada dipemko subulussalam rata-rata BLT yang dibagikan kepada masyarakatnya hampir mencapai ratusan penerima ‚ bahkan ada juga yang hampir mencapai 100 – 130 penerima disana.

Nah , didesa kami ini kenapa hanya lima KK saja yang menerima justru kalau dipikir-pikir masalah ekonomi dan pendapatan malah kami disini yang lebih merosot ,imbuhnya

Sementara dana BLT dana desa yang seharusnya di salurkan kepada masyarakat kan ada”,Tambahnya .

Semoga atas apa yang kami keluhkan ini pemerintah desa ataupun pemerintah terkait dapat terbuka pintu hatinya atas apa yang kami sampaikan ini ,pinta suen padang dan irwan .

Ditempat terpisah dan dihari yang sama demi keseimbangan berita yang kami rangkum .

Awak media mencoba mengkonfirmasi kepada kepala kampong desa kampung badar.

Mulyadi angkat selaku kepala kampung desa kampong badar saat wartawan menemui di rumahnya pada hari sabtu (08/08/2020) .

Mulyadi menjelaskan bahwasannya terkait bantuan BLT Dana desa tersebut”, kami dari pemerintah desa sudah melakukan musyawarah khusus serta kami juga sudah melakukan pendataan ke masyarakat , mana yang memenuhi kriteria penerima manfaat bantuan langsung tunai jelasnya.

Dari hasil pendataan , kami hanya menemukan 5 yang sesuai dengan kriteria penerima manfaat BLT dana desa , jelas mulyadi.

Terkait dengan keluhan masyarakat saya juga turut prihatin, cuman kita harus bagaimana , upaya sudah kami lakukan , namun kami tidak berani untuk menyalurkannya kepada masyarakat karena kami berpedoman pada aturan yang ada , pungkasnya.

(Dar / Tim).