Beranda Daerah Peran Lab. Keswan Type C Kabupaten Blitar dalam Pengendalian Penyakit Hewan Menular...

Peran Lab. Keswan Type C Kabupaten Blitar dalam Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis

1340
BERBAGI

BLITAR, (RADARNEWS.ID)-Laboratorium Kesehatan Hewan Tipe C Kabupaten Blitar berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis untuk mewujudkan kesehatan ternak maupun pengamanan ternak.

Laboratorium Kesehatan Hewan Tipe C Kabupaten Blitar secara hirarki berada di bawah Seksi Pengamatan penyakit Hewan Dan Pengawasan Obat Hewan P2H dan POH, Bidang Keswan dan Kesmavet Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar.

Dijelaskan Kabid Keswan dan Kesmavet drh. Wasis Gunawan Adapun Visi, Laboratorium Kesehatan Hewan Tipe C (lab keswan) Kabupaten Blitar adalah ”Terwujudnya masyarakat peternak yang Berkualitas, Mandiri dan Sejahtera.

Lanjut drh Wasis sedang MISI Lab Kewan yaitu Menggunakan teknologi tepat guna untuk pengamanan ternak di Kabupaten Blitar.
Dengan motto “PROLITAS” Profesional Berkualitas dan Tepat Waktu kami komitmen memberikan pelayanan laboratorium kesehatan hewan secara professional, berkualitas dan tepat waktu tambah kasi P2H dan POH drh. Andar Yuliani.

Adapun jam pelayanan Laboratorium Kesehatan Hewan Tipe C Kabupaten Blitar buka dari hari Senin sampai Jumat dengan jam pelayanan Senin-Kamis (07:00 WIB – 15.00 WIB) dam Jumat (07:00 wib – 11.00 WIB).

Biaya/tarif pengujian Laboratorium Keswan Tipe C Kabupaten Blitar ditentukan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 2 tahun 2018 tentang Retribusi jasa usaha sebagai berikut:

No Jenis Pengujian Biaya per sampel
1 Uji RBT Rp. 15.000,-
2 Uji HI AI Rp. 3.000,-
3 Uji HI ND Rp. 5.000,-
4 Uji Serologi Micoplasma Rp. 5.000,-
5 Uji Serologi Pullorum Rp. 5.000,-
6 Pemeriksaan Ektoparasit Rp. 2.000,-
7 Pemeriksaan Ulas Darah Rp. 10.000,-
8 Nekropsi Rp. 5.000,-
Berdasar Perda Kab. Blitar No 2 Tahun 2018 tentang retribusi Jasa Usaha
Selain pengujian sampel pasif dari peternak, laboratorium keswan juga melaksanakan pengujian sampel dari kegiatan surveilan.

Tahun 2020 sudah dilaksanakan kegiatan surveilans brucellosis dengan mengambil sampel serum sebanyak 1.900 sampel untuk dilakukan pengujian Rose Bengal Tes (RBT). Dari hasil uji positif RBT sebayak 35 sampel dari 1.900 total sampel dilanjutkan dengan uji CFT di BBVet Wates Jogya untuk meneguhkan diagnose brucellosis.

Dengan kegiatan surveilan ini diharapkan srenning penyakit pada hewan segera diketahui untuk selanjutkan diambil tindakan cepat untuk penanganan dan pencegahan. Adr.77.

(yono).