Metro Lampung, (RADARNEWS.ID)-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Metro, Lembaga pengawas pemilu yang bertugas mengawasi penyelenggaraan pemilu Mengajak kesemua lapisan masyarakat, untuk bersiolisasi khususnya di Kota Metro, dalam mengawasi tahapan tahapan seperti sekarang ini sudah masuk tahapan kampanye, untuk pemilihan Walikota dan Wakil Walikota mendatang.
Disampaikan Mujib, Sag. selaku ketua Bawaslu, terkait dana yang di anggarkan untuk Bawaslu Kota Metro 6,5 Milyar, namun tidak mengetahui secara rinci keperuntukan dana tersebut. Silahkan ditanyakan kepada Sekertaris Marzuki,S.E ungkap Mujib, Jumat (23/10/2020) di Ruang Media Center Bawaslu Metro.
Lebih lanjut PWRI/Tim Media meminta, dijadwalkan untuk bertemu dengan Sekertaris dan Bendahara Bawaslu. Untuk mendapatkan informasi tentang anggaran kegiatan pengawasan, penindakan serta siolisasi tentang keterbukaan informasi publik.
Sesuai petunjuk ketua Bawaslu kepada Awak Media sekertaris yang bisa menjabarkan secara rinci item-item keperuntukan anggaran dari Bawaslu yang ditentukan oleh pusat jelas Mujib.
“Disinyalir Bawaslu Kota Metro diduga tidak transparan dalam mengelola anggaran 6,5 Milyar. sampai berita ini diterbitkan tim media belum mendapatkan informasi yang akurat tentang penggunaan anggaran Bawaslu Metro yang bersumber dari APBN pusat.
(Tim).



