Beranda Daerah Pondok Pesantren Darussolihin Tebu Ireng 12 mendapat pujian dari Pemkab Setempat

Pondok Pesantren Darussolihin Tebu Ireng 12 mendapat pujian dari Pemkab Setempat

772
BERBAGI

Tubaba, (Radarnews.id)-Panen Perdana Budidaya Ikan lele sistem Bioflok bantuan kementerian kelautan dan perikanan BPBAT sungai gelam jambi tahun 2020.

Pondok pesanteren darussholihin tebu ireng 12 pulung kencana kab. Tubaba
Pengasuh pondok pesanteren
KH.wahyudin tohir.

Yang Saya Hormati,
Sdr. Para Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administratur di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat,dan Pengasuh Pondok Pesantren Darussholihin Tebu Ireng 12 Pulung Kencana,KH.wahyudin tohir.
Sdr. Camat dan Kepalo Tiyuh,
Sdr. Para Tamu Undangan, Warga Masyarakat Pembudidaya Ikan, dan hadirin sekalian yang berbahagia,

Alhamdulillah, atas rahmat dan karunia Allah SWT, pada hari ini kita dapat hadir di tempat ini, dalam rangka mengikuti acara Panen Perdana Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok, di Pondok Pesantren Darussholihin Tebu Ireng 12, Tiyuh Pulung Kencana.

Patut disyukuri, setelah mulai diperkenalkan di Kabupaten Tulang Bawang Barat pada beberapa tahun lalu, sebagian masyarakat di daerah ini tertarik melaksanakan budidaya ikan lele sistem bioflok, seperti yang dilakukan di Pondok Pesantren Darussholihin ini.

Budidaya Lele Sistem Bioflok menjadi pilihan yang baik pada saat ini, di samping karena sistemnya yang intensif, juga mampu meminimalkan berbagai permasalahan yang sering kali menyertai usaha budidaya ikan lele, seperti misalnya masalah ketersediaan air, masalah ketersediaan lahan, dan juga adanya limbah yang dapat mengganggu lingkungan.

Karenanya, Pemerintah Daerah mendorong masyarakat untuk mengembangkan sistem ini, karena selain lebih ekonomis dan menguntungkan, juga dalam rangka mengurangi permasalahan atau dampak negatif yang sering kali timbul dari usaha budidaya lele seperti yang saya ungkap di atas.

Saya merasa bangga dan mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren Darussholihin yang telah mencoba mengembangkan budidaya lele sistem bioflok, dan mudah-mudahan keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi warga masyarakat lainnya untuk melaksanakan sistem budidaya bioflok.

Untuk itu, saya berharap kiranya keberhasilan ini dapat ditularkan kepada warga masyarakat lainnya, sehingga akan makin banyak masyarakat yang melaksanakan budidaya sistem bioflok ini.

Kepada jajaran Dinas Perikanan beserta instansi terkait lainnya, saya berharap agar terus mengupayakan penerapan sistem-sistem budidaya ikan yang intensif, ekonomis dan menguntungkan, dan tentunya pula membantu melakukan pengembangan atau antisipasi dalam hal pemasaran ikan yang dihasilkan oleh warga pembudidaya.

Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini, semoga Allah SWT senantiasa menyertai usaha-usaha luhur yang kita laksanakan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memajukan Kabupaten Tulang Bawang Barat yang sama-sama kita banggakan ini. Aamiin.
(Rus).