Bandarlampung,(Radarnews.id)-Anggota Komisi V DPRD Lampung Yusirwan merasa kecewa atas dihentikannya pembangunan sekolah menengah kejuruan Pelayaran di Panjang Kota Bandarlampung Rabu (16/6).
Yusirwan mengatakn berdasarkan keterangan yang diterima dari Sekdaprov Fahrizal Darminto, pembangunan itu dihentikan semenyara karena pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.
“Padahal dalam pembangunan untuk master plan SMK ini sudah menghabiskan Rp300 sampai Rp400 juta. Sangat sayang jika distop sementara hanya gegara covid 19 tak mereda,”ungkapnya.
(Han).



