Bandarlampung, (Radarnews.id)- Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Asih Fatmawati menyikapi hal ini.
Fatmawati membenarkan bahwa Varian baru Covid-19 atau varian Delta dari india memang sudah masuk ke Lampung.
“Kita jangan lengah, varian baru yakni varian Delta ini sangat mematikan, jangan bosan-bosan prokes, pake masker, sering cuci tangan dan hindari kumpul-kumpul, demi memutus mata rantai covid-19 ini, ujarnya. Senin (5/6/2021)
Dia menimbau agar pemerintah daerah lebih gencar lagi dalam prokes demi memutur penyebaran covid-19, terutama varian Delta penanganan covid.
“Mulai saat ini diri kita harus mewajibkan agar selalu hidup dengan prokes, jangan lengah dan selalu waspada. Dia berharap Pemda terapkan peraturan daerah yg lebih aktif lagi. Bila perlu beri sangsi,”paparnya. (Han)
Varian baru Covid-19 atau varian Delta (B.1617.2) diduga ditemukan di Tanggamus dan virus ini semakin mengganas sehingga tiga orang meninggal dunia.
Kepala Bidang (Kabid) Penanganan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tanggamus Bambang Sutejo mengatakan, berdasarkan informasi dari kemenkes memang telah ditemukan tiga warga Tanggamus yang terindikasi atau terpapar virus covid varian Delta dari India.
“Informasinya dari Kemenkes, ada tiga warga Tanggamus yang terindikasi atau terpapar varian delta dari India. Ketiga pasien itu berasal dari Kecamatan Sumberejo (2 orang) dan Kecamatan Pugung (1 orang),” kata dia, Senin (5/7).
Ketiga pasien ini memiliki gejala seperti virus varian delta, sehingga menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSUDAM). Namun, ketiga warga itu meninggal dunia.
(Han).



