Beranda Daerah Vaksinasi Di Metro Sudah 17%, Capaian Tertinggi Di Propinsi Lampung

Vaksinasi Di Metro Sudah 17%, Capaian Tertinggi Di Propinsi Lampung

386
BERBAGI

Metro Lampung,(radarnews.id)-Sasaran vaksinasi di Kota Metro saat ini sudah mencapai 17% dari 126 ribu Warga yang menjadi target vaksinasi. Capaian ini merupakan yang tertinggi di Provinsi Lampung dari Kabupaten/ Kota yang ada.

Hal itu diungkapkan, Walikota Metro, dr.H.Wahdi,Sp.OG(K), Jumat (16/7/2021).

“Alhamdulillah vaksinasi di Metro sudah 17% dari 126 ribu orang yang jadi sasaran, hingga sampai hari ini, Jumat 16 Juli 2021. Tentunya Pemerintah Kota Metro mengucapkan terimakasih kepada seluruh Anggota Forkopimda yang sudah terlibat,” katanya.

Wahdi juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas kesadarannya untuk melakukan vaksinasi. Dengan harapan selain vaksinasi terus ditingkatkan, kesadaran Masyarakat terhadap penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) juga harus tetap ditingkatkan.

“Masyarakat harus tetap patuh pada Prokes. Diharapkan masyarakat terus bersabar sampai tanggal 20 Juli, karena instruksi PPKM Mikro diperketat.

Mudah-mudahan setelah tanggal 20 Juli, zona kita menurun lagi,” ujarnya.

Di samping itu, Wahdi juga menjelaskan, bahwa kekompakan antara Pemerintah Kota Metro, TNI dan Polri serta Forkopimda yang lain, merupakan kunci sukses dalam penanganan Covid-19 di kota ini.

“Tentunya permasalahan Covid-19 harus diatasi dengan bersama-sama. Terkait ketersediaan oksigen, kami juga terus berkoordinasi agar ketersediaan oksigen tetap terjaga,” katanya.

Pemerintah Kota Metro juga membuat tim pengendalian dengan berbagai macam fungsi. Diantaranya ada tim Monev KTN, Tim siaga Oksigen Metro (OM), Tim Data Olah Lapor (DOL), hingga Tim Pemantau Pengendalian Obat dan Plasma Rekonvalense untuk memantau ketersediaan dan keterjangkauan obat oleh Masyarakat.

Walikota Metro Wahdi, juga mengingatkan Para ibu hamil dengan reaktif Covid-19 untuk tidak khawatir, pasti akan ditangani di Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Kota Metro.

“Kepada ibu hamil yang reaktif Covid-19, jangan khawatir tidak diberikan tindakan. Tentunya rumah sakit akan menerima Ibu Ibu hamil sampai dengan tindakan persalinan,” pungkas Wahdi.

(Krisna).