Beranda Daerah Penyerapan APBD Metro Baru 45 Persen

Penyerapan APBD Metro Baru 45 Persen

237
BERBAGI

Metro-Lampung, (Radarnews.id)-Hingga 26 Juli 2021, tingkat penyerapan anggaran program kerja Pemkot Metro secara keseluruhan baru mencapai 45,12 persen atau lebih kurang Rp426 miliar dari total APBD kota setempat, sebesar Rp944 miliar.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Metro Supriyadi rapat koordinasi pelaksanaan dan percepatan realisasi anggaran tahun 2021. Rakor dipimpin langsung Walikota Metro Wahdi Sirajuddin, Rabu (4-8-2021).

Sementara Kepala Kantor BPKAD Metro Supriyadi mengatakan, target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai bila para camat dan Lurah bekerja sama dalam merealisasikan anggaran program pencegahan dan penanganan dampak covid-19.

Karena itu, dia meminta seluruh organisasi perangkat daerah harus saling berkoordinasi dan memberikan instruksi kepada seluruh camat dan lurah agar segera melakukan percepatan pelaksanaan program kerja.

“Koordniasi dan sinergi seluruh jajaran pemkot, termasuk para camat dan lurah, perlu diperkuat untuk percepatan penyerapan anggaran yang efektif, efisien, akuntabel dan tepat sasaran,” aku Supriyadi.

Sebelumnya, Walikota Metro Wahdi Sirajuddin mengatakan, pemetaan anggaran sangat penting untuk lebih meng-efektipkan pelaksanaan program kerja pemerintah daerah, terlebih di tengah situasi vandemi covid-19 saat ini.

“Penyerapan anggaran pendapatan belanja daerah, harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tengah situasi pandemi covid-19. Selain itu prinsip transparan dan tepat sasaran harus tetap dikedepankan,” kata walikota.
Menurut Wahdi, Rakor tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan pemahaman seluruh jajaran pemkot dalam menentukan langkah-langkah percepatan realisasi penyerahan anggaran program kerja tahun 2021.

Termasuk mengefektikan penyiapan data secara periodik sebagai bahan merumuskan kebijakan pemerintah daerah.
“Rakor ini juga untuk menyatukan langkah dan strategi percepatan realisasi APBD tahun 2021 dan menstimulus pertumbuhan ekonomi di daerah,” pungkasnya.

(Krisna)