Beranda Daerah DPRD Minta Bantuan Dari CSR, Jangan Di Klaim Dari Walikota.

DPRD Minta Bantuan Dari CSR, Jangan Di Klaim Dari Walikota.

109
BERBAGI

Metro, Lampung- (Radarnews.id)-Wakil Ketua satu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta Pemerintah Kota setempat untuk tidak mudah mengklaim bantuan bagi warga Isoman dari Corporate Social Responsibility (CSR) dunia usaha dengan mengatas namakan bantuan Walikota Metro.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Kota Metro, Basuki saat diwawancarai Radarnews.id, Rabu (4/8/2021). Basuki menyayangkan, bantuan bahan pangan dari CSR dunia usaha untuk warga terpapar Covid-19 yang Isoman justru terkesan di klaim oleh Walikota Metro, Wahdi.

Pasalnya, situs resmi Pemkot Metro info.metrokota.go.id merilis pendistribusian bantuan CSR ke 22 Kelurahan mengatasnamakan Walikota Metro. Rilis tersebut dimuat pada 30 Juli 2021 dan dikutip oleh sejumlah media massa.

“Banyak perusahaan-perusahaan yang memberikan bantuan CSR nya untuk disalurkan ke masyarakat Isoman di masa pandemi Covid-19 ini. Jadi pemerintah jangan ngeklaim, artinya itu CSR bantuan dari perusahaan, dari kawan-kawan pengusaha itu disendirikan. Jangan diklaim,” tegasnya, Rabu (4/8/2021).

Basuki juga menyarankan agar Pemkot Metro mendistribusikan seluruh bantuan sesuai dengan porsinya dan tidak mengklaim bantuan-bantuan yang dititipkan melalui Pemkot.

 

“Kemudian, bantuan APBD itu juga disendirikan. Jadi nggak boleh tumpang tindih, harus di pos anggarkan masing-masing. Itu hak masyarakat yang isoman. Kalo dari CSR itu CSR, dari komunitas, komunitas. Kita juga sendiri. Dari partai ya dari partai. Jadi semua unsur dari mana-mananya jelas,” kata Basuki.

Basuki mengungkapkan, pihaknya juga akan melakukan audit guna memastikan bantuan yang didistribusikan ke masyarakat terdampak Covid-19 sampai dan tepat sasaran.

“Nanti akan ketemu, audit sendiri. Kita selaku dewan hanya pengawasan. Sekali lagi, pihak kesehatan malui luruh, RT, dan RW, segera melaporkan bagi warganya yang terpapar dengan segera. Perusahaan swasta juga menyumbangkan bagian dari CSRnya harus jelas. Jadi jangan dibuat samar-samar. Baik dalam sumbangan maupun dalam pengimplementasian di masyarakat,” pungkasnya.

Dari data yang dihimpun Radarnews.id, berdasarkan situs resmi Pemkot Metro info.metrokota.go.id yang diunggah tertanggal 30 Juli 2021 lalu. Dalam artikel yang dirilis tersebut tertulis bahwa Walikota Metro, Wahdi, memberikan bantuan sembako kepada warga terkonfirmasi Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) di seluruh kelurahan yang ada di Kota Metro, Jumat (30/7/2021).

Wahdi mengatakan, bantuan sembako yang dibagikan ini merupakan tahap kedua. Dimana, total sembako yang dibagikan berjumlah 156 paket.

“Pembagian sembako ini terbagi dua tahap. Tahap pertama pasien berjumlah 471 paket dan tahap kedua ini berjumlah 156 paket,” ujarnya.

Menurutnya, selain membagikan bantuan sembako, kunjungannya juga untuk memberikan dukungan moril kepada Masyarakat Kota Metro yang sedang Isolasi mandiri agar tetap semangat sehingga bisa cepat sembuh.

Selain itu, kunjungan tersebut juga sebagai salah satu upaya untuk memberikan trauma healing bagi pasien Covid-19. Sebab, pasien yang sedang menjalani isoman bisa saja mengalami gangguan psikologis.

(Krisna)