Beranda Daerah Jinggo Pertanyakan Pekerjaan Rehab Gedung SMPN 10 Selesai !00 % Dan Angaran...

Jinggo Pertanyakan Pekerjaan Rehab Gedung SMPN 10 Selesai !00 % Dan Angaran bisa Di Cairkan, Kenapa Supardi Di Jadikan Tersangka

532
BERBAGI
Metro, Lampung,(radarnews.id)- Alizar Jinggo mempertanyakan penetapan Supardi sebagai tersangka, padahal menurutnya berita acara pekerjaan sudah selesai seratus persen dan semua anggaran bisa cair, kok tiba tiba ada masalah dan Saudaranya yang mantan Kepala SMPN 10 itu dijadikan Tersangka. Inikan aneh, demikian dikatakan Alizar Jinggo Mantan anggota DPRD kota Metro periode lalu itu via sambungan hand phone pada jumat tanggal (20/8/2021).
Selain itu Keluarga Pelaku Korupsi rehab gedung SMPN 10 kota Metro, Alizar Jinggo juga mempertnyakan keputusan Penegak Hukum dalam hal ini Kejari Metro yang hanya menetapkan Supardi sebagai Tersangka, padahal ada beberapa Orang lainnya yang turut menikmati APBN tersebut.
Padahal Saudaranya Supardi, (Mantan Kepala Sekolah SMPN 10) yang disebut sebagai tersangka korupsi rehabilitas Gedung  SMPN 10 Metro Pusat baru baru ini, menurut, Mantan Anggota DPRD Metro periode lalu bahwa sebenarnya semua urusan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Hukum yang berlaku, dan telah diterima Pemerintah Kota Metro.
Namun yang menjadi janggal, kenapa hanya Supardi saja yang dijadikan Tersangka, padahal menurutnya ada beberapa Pihak yang turut menikmati anggaran APBN tersebut. Padahal menurutnya, hasil pekerjaan telah diserahka Pihak SMPN 10 kepada Dinas pendidikan, termasuk Konsultan Pengawas juga sudah ada tanda terima, yang jadi pertanyaan, menurut Jinggo kenapa bisa saudaranya Supardi sendirian yang dijadi Pelaku tunggal oleh Kejaksaan Negeri Metro.
Masih menurut Jinggo, sesuai dokumen yang dikirim ke meja Redaksi Radarnews.id, semua persyaratan telah dipenuhi Pihak SMPN 10, termasuk volume pekerjaan telah selesai seratus persen, dan sesuai berita acara, pekerjaan telah selesai seratus persen, dan dananya itu bisa dicairkan seratus persen, itu menandakan tidak terjadi masalah, kok malah pada akhirnya Saudaranya yang dijadikan Tersangak, bahkan yang turut menikmati dana tersebut lainnya juga tidak dijadikan Tersangka, bebernya melalui telepon genggamnya pada Jumat pagi.
Termasuk belanja juga sudah seuai dengan Rencana Anggaran Belanja dan telah diterima oleh Dinas pendidikan saat itu dijabat oleh Ibu Ria Andari.Sehingga Dirinya menilai ada yang aneh dalam persoalan ini.
Namun apapun keputusan Penegak Hukum harus dihargai, meski demikian, Dirinya meminta siapa saja yang turut kecipratan anggaran rehab gedung SMPN 10 tersebut harus mendapat bagian yang sama dan diseret ke muka Hukum untuk sama sama dengan supardi mempertanggung jawabkan uang dari APBN yang katanya dikorupsi oleh saudaranya tersebut.
 Padahal ada Oknum Pimpinan sebuah Organisasi Wartawan juga yang khabarnya turut menikmati dana tersebut bahkan hingga belasan juta Rupiah, pungkasnya.
(Krisna).