Beranda ADVOKAD Tanpa Persetujuan Suami, Oknum Bhayangkari Dapat Kucuran Kredit Dari Bank EBA cabang...

Tanpa Persetujuan Suami, Oknum Bhayangkari Dapat Kucuran Kredit Dari Bank EBA cabang Metro

2233
BERBAGI

Metro, Lampung, (Radarnews.id)-Oknum Bhayangkari Polres Metro berinisial SY yang tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan pegawai dikantor UPTD dinas pendidikan tingkat SMA/ SMK Kota Metro di Jalan Jenderal AH Nasution Kota Metro, yang merupakan Istri Anggota Polres kota setempat berinisial Bripka IB. Mendapat kucuran kredit ASN dari Bank swasta dengan cara menggadaikan SK Pegawainya meski tanpa persetujuan Suami, Oknum Bhayangkari ini terindikasi telah memalsukan tanda tangan pasangannya itu.

Poto : Kuasa Hukum

Hal ini terungkap ketika Bripka IB diberitahukan Temannya, jika Oknum Bhayangkari yang berstatus Istri sahnya itu sedang mencairkan dana di Bank Eka Bumi Artha (EBA) cabang Metro.

Mendengar Kabar itu, Bripka IB langsung bergerak menuju Bank tersebut, yang memang tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya. Memang menurut Bripka IB, Istrinya itu sudah meninggalkan rumah sejak 13 Maret 2021 lalu. Sehingga Dirinya juga kaget kalau Istrinya bisa meminjam kredit di salah satu Bank swasta di kota Metro tanpa persetujuan dan tanda tangan dari Dirinya sebagai Suami.

Persis seperti diakui Bripka IB, bahwa Istrinya sudah pergi meninggalkannya, setelah mencairkan dana pinjaman dari Bank itu.

Namun aneh menurutnya , kenapa Bank tersebut bisa mencairkan dana pinjaman untuk Istrinya tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari Dirinya sebagai Suami, Dia menduga proses pencairan itu di luar prosedur, yang seharusnya Oknum Bhayangkari dimaksud dapat menghadirkan Suami berikut KTP asli, bukan fhoto copy.

Menurut hasil penelusuran Bripka IB, melalui salah satu Petugas Bank, Petugas Bank itu mengakui bahwa ketika ditanya “kok cuma bawa fhoto copy KTP saja, mana aslinya? Oknum Bhayangkari mengatakan bahwa, ” Suami Saya berada di dalam mobil yang terparkir di halaman Bank kata Petugas itu mengakui kata Bripka IB.

Mendengar pengakuan dari salah satu Petugas Bank itu, karuan saja membuat Bripka IB terperanjat bak disambar petir, berarti Istrinya telah berbohong dengan Pihak Bank dan memalsukan identitas sekaligus tandatangan Dirinya guna proses pencairan pinjaman ke Bank tersebut.

Sementara itu, Pengacara Bripka IB bernama Alif Suherly Masyono, SH mengakui bahwa, Pihaknya memang sudah mengantarkan surat permohonan dan meminta persyaratan tentang tata cara meminjam uang di Bank EBA pada tanggal 21 Agustus 2021.

Namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada respon dari Bank EBA. Terkait tidak ditanggapi surat permohonan itu, Pihak Pengacara Bripka IB beserta Rombongan berangkat ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Propinsi Lampung. Di sana OJK meminta IB membuat laporan tertulis dari Kuasa Hukum, agar Pihak OJK Lampung bisa mengambil tindakan yang dimaksud.

Mendengar permintaan dari OJK Lampung tersebut Alif Suherli Masyono SH dan Rekan, pada hari Jumat tanggal (27/8/2021), akan mengantarkan laporan resmi ke Otoritas Jasa Keuangan Propinsi Lampung, dan Mereka juga akan mengirimkan surat ke Bank Indonesia propinsi Lampung serta Pusat, Kemenkeu dan Kemen PAN RI, dan Dinas Pendidikan Propinsi Lampung, karena menurutnya ada dugaan terjadi praktik gratifikasi pada proses pencairan kredit tersebut, Pungkas Alif.

Sementara itu Pejabat Bank EBA bernama Hendi yang menurut Satpam disitu merupakan LO Bank tersebut enggan berkomentar saat di hubungi Satpamnya via telepon. Menurutnya karena hal tersebut merupakan kasus perdata, maka Pihaknya akan membuat tanggapan tertulis kepada Sang Suami dalam waktu dekat secara tertulis.

(Krisna).