Beranda Daerah SMA.N 3 Metro Sudah Memiliki Mesjid be-arsitek Bangunan Sunan Kudus

SMA.N 3 Metro Sudah Memiliki Mesjid be-arsitek Bangunan Sunan Kudus

435
BERBAGI

Metro Lampung,(radarnews.id)-Tanggal, 5,oktober,2021. Selain prestasi yang pantas dibanggakan para siswanya/ Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Metro, kini juga bisa jumawa, sebab sekolah ini telah memiliki masjid yang bisa dibanggakan, yaitu Masjid be-arsitek bangunan Sunan Kudus di Jawa Tengah.

Lengkap dengan ukiran khas dari daerah Kudus itu menggunakan balok kayu jati dari hutan yang ada di jawa Tengah, termasuk mempergunakan genteng seperti porslen, serta Para Tukang yang mengerjakan pembangunan masjid tersebut, semuanya dari Kudus Jawa Tengah.

Hal itu dikatakan Kepala SMAN 3 kota Metro Ibnu Budi Cahyana pada Rabu siang kepada Radarnews.id, menurutnya rencana pembangunan masjid tersebut penuh dengan lika liku serta berbagai rintangan, mulai dari keluarga sekolah sendiri yang tida menyetujui, hingga masyarakat luas. Namun setelah dua puluh tiga hari bangunan berdiri, decak kagum mulai bermunculan, disertai sikap mendukung dan bangga dengan berdirinya masjid be-arsitek Sunan Kudus tersebut.

Awalnya rencana pembangunan Masjid tersebut dibelakang lapangan gedung sekolah yang dekat dengan permukiman warga. Pembangunan masjid sunan kudus itu dikerjakan oleh lima orang tukang yang semuanya dari kabupaten kudus jawa tengah, saat ini kondisi bangunan sudah lebih dari tujuh puluh persen, hanya tinggal finishing, berupa pembuatan pintu dan dinding pagar saja, demikian menurutnya Ibnu Budi Cahyana.

Ia mengakui bahwa pembangunan masjid kebanggan keluarga besar SMAN 3 itu menghabiskan dana sekitar tujuh ratus juta Rupiah, menurutnya terlaksananya pembangunan masjid Sunan Kudus tersebut didanai dari sumbangan semua guru guru yang mengajar di SMAN 3 Metro dan seluruh Pegawai maupun TU SMAN 3, serta Para Alumnus dan Hamba Allah lainnya. Selain itu Masjid yang be-arsitek Joglo dengan ornamen Lampung saat ini masih dalam proses penyelesaian.

Diketahui saat ini, Sekolah Menengah Atas Negeri tiga kota Metro itu memiliki Siswa sekitar sembilan ratus Orang, oleh karena itulah pihaknya berinisiatif membangun Masjid terbuka seperti itu. semula menurut Ibnu, rencana pembangunan Masjid tersebut bukan ditengah tengah lapangan sekolah.

Melainkan pada bagian belakang gedung siswa yang dekat dengan permukiman Warga, dengan harapan masjid tersebut nantinya jika selesai dibangun dapat dipergunakan oleh Warga sekitar untuk sarana beribadah, namun itupun, rencana pembangunan masjid tersebut ditolak. Sehingga pihaknya berinisiatif membangun Masjid tersebut ditengah tengah lapangan sekolah, yang tadinya merupakan saranah bola basket Siswa/i sekolah.

Namun kini Keluarga besar SMAN 3 Metro itu memuji rencana Sang Pencetus yaitu Kepala sekolah yang ingin membangun tempat ibadah di lapangan terbuka, dengan situasi gedung yang juga terbuka, sehingga siapapun nantinya dapat tergerak hatinya untuk sujud juga beribadah di Masjid kebanggan Warga SMAN 3 Metro tersebut. selain itu, menurut Ibnu Budi Cahyana.

“Saya yakin, dengan melihat Saudara Muslim, baik dari Kalangan Guru maupun Siswa yang sedang beribadah, akan tergerak hati serta dapat memancing yang lainnya untuk melakukan hal yang sama” pungkas Ibnu.

(Krisna).