Beranda Daerah Ketemu Lagi Proyek dinas PUPR Lamtim Tidak Terpasang Plang ,diduga Ingin Meraup...

Ketemu Lagi Proyek dinas PUPR Lamtim Tidak Terpasang Plang ,diduga Ingin Meraup Untung Besar

717
BERBAGI

Lampung Timur ,(radarnews.id)-Proyek pekerjaan drainase yang bersumber dari APBD Lampung Timur tahun 2021 di Taman Bogo Kecamatan Purbolinggo, Provinsi Lampung disinyalir kuat tidak sesuai dengan bestek bangunan .

Pembuatan saluran drainasi dengan volume belum di katahui jelas, pasalnya tidak adanya papan informasi nilai anggaran volume, masa kerja dan dan nilai kontrak serta kontraktor yang mengerjakannya, sangat di sayangkan pekerjaannya terkesan asal jadi, Karna di lokasi tidak ditemukannya papan plang kegiatan pembangunan.

”Nampak terlihat dari pemasangan batunya juga ada indikasi ingin meraup keuntungan besar, karena cukup dipasang dengan lapisan yang tipis lalu ditimbun pakai tanah, dan cor Gorong gorong ke rumah warga tidak menggunakan besi tetapi memakai Bambu, sehingga pekerjaan terkesan asal jadi agar cepat selesai, bukan memperhatikan kuwalitas bangunan yang sesungguhnya.

Dwi Selaku Tukang Juga di lokasi Selasa (26/10/2021) Mengatakan Jika bangunan tersebut Panjang nya tidak tau,kemudian di tanya terkait plang proyek dirinya berkelit dirinya jawab jika ada disana ujung kerjaan,tapi sebenarnya memang tidak terdapat plang proyek di sepanjang bangunan tersebut.

Mengenai tenaga kerja ada delapan Orang dengan di upah harian lepas 100 ribu rupiah per tenaga kerja.

Bersamaan itu Padi salah seorang tenaga kerja, yang berasal dari Raman Utara mengatakan mengenai pengawas pekerjaan dari dinas atau konsultan pengawas, jarang dateng kadang seminggu sekali ke lokasi. Pekerjaan drainase ini satu paket dengan pembangunan pelebaran jalan,” papar Padi.

”Muhammad salah satu warga setempat saat melintasi di lokasi merasa kecewa dengan kondisi bangunan drainase nampak asal asalan,terlihat dari pemasangan batu tipis kemudian di Uruk dengan tanah kemudian ditebalin supaya nampak tebal drainasenya¬† tentu bangunan ini tidak akan bertahan lama karena tidak berkualitas ,disinyalir bangunannya tidak mengacu Dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan juklak juknis standar bangunan.

Selain itu dirinya menyayangkan lemahnya pengawasan, dari dinas PUPR selama ada bangunan drainase bisa di katakan jarang ada, baik itu dari dinas ataupun dari konsultan pengawas, melihat panjangnya bangunan drainase yang ada di desa Taman Bogo Kecamatan Purbolinggo ini pasti tidak sedikit anggarannya.

Sangat di sayangkan kurangnya pengawasan dari dinas terkait,jadi terkesan adanya pembiaran. Proyek seperti itu kok dibiarkan. Jadi wajar jika kita menduga ada main mata pihak rekanan dengan Instansi Terkait,” ujarnya.

Hingga berita ini di terbitkan dari pihak dinas PUPR atau konsultan pengawas tidak ada di lokasi. Dan belum bisa di hubungi tim media.

(Red/Tim).