Beranda Daerah Polsek Baturaja Timur mendukung program percepatan Vaksinasi Nasional

Polsek Baturaja Timur mendukung program percepatan Vaksinasi Nasional

300
BERBAGI

Oku, (Radar News.id)-Dalam mendukung program percepatan Vaksinasi umum dan bagi anak Usia 6 – 11 tahun, Polsek Baturaja Timur jajaran Polres OKU terus berupaya melakukan giat sosialisasi ke setiap tempat, baik ke Desa, ke Sekolah Dasar Negeri (SDN), maupun melalui giat papan bicara yang sering dilakukan di wilayah Polsek Baturaja Timur.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Baturaja Timur AKP Hamid, SH., didampingi Kanit Intelkam Ipda M.Soleh, SE., yang menyebutkan jika pihaknya selalu menggalakkan dan mengakselerasikan setiap kegiatan Vaksinasi Covid-19 dalam rangka mendukung program pemerintah.

“Program Pemerintah dalam rangka percepatan Vaksinasi Nasional selalu kita dukung dengan upaya kita yang maksimal. Seperti dengan cara melakukan giat mendatangi setiap Kepala Desa, Lurah, dan Sekolah Dasar yang ada di wilayah kita untuk mensosialisasikan betapa pentingnya di vaksin ,”ujar Kapolsek Baturaja Timur AKP Hamid, saat diwawancari portal berita media ini di kantornya, Senin (14/2/22).

Dikatakan Kapolsek, Vaksinasi Covid-19 selain bisa mencegah penularan diri dari Covid juga bisa meningkatkan kekebalan imun tubuh yang memiliki pungsi besar bisa terhindar dari penyakit, tentunya dengan menjaga pola hidup sehat serta istirahat yang cukup dan selalu menerapkan protokol kesehatan 5 M. Yaitu, Mencuci tangan, Menggunakan masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi mobilitas yang tidak penting.

Disinggung soal persentase jumlah anak umur 6-11 tahun yang telah menerima vaksin ?. Kapolsek Baturaja Timur menyebutkan belum bisa menimbang berapa jumlah pasti data dari keseluruhan anak umur 6 -11 yang telah menerima vaksin di wilayahnya.

“Untuk anak umur 6 – 11 tahun, saat ini kita belum bisa memastikan berapa kisaran jumlah atau persentasenya. Sebab selama ini masih saja kita temukan adanya beberapa kendala di lapangan. Seperti, kurangnya kesadaran wali murid dan masalah kendala kesehatan anak itu sendiri. Jika si anak sedang sakit atau ada penyakit lain sesuai keterangan dokter, tentunya belum bisa di vaksin meskipun kadang data anak tersebut sudah dimasukkan oleh pihak sekolah sebagai penerima vaksin ,”urainya.

Selain itu, katanya kapolsek, juga kebanyakan ditambah adanya kendala pada data anak belum bisa di akses di aplikasi lindung. Misalnya, pada vaksin pertama secara manual data anak tersebut sudah menerima vaksin, tapi secara grafik data si anak belum muncul saat dicek pada aplikasi lindung.

“Hal ini menurut saya bisa saja terjadi jika kemungkinan data si anak tersebut double identitas atau masih tercatat di wilayah lain, atau ada kendala identitas lainnya yang bermasalah kita belum tau. Itulah penyebabnya kita belum bisa memastikan berapa jumlah persentasenya tadi ,”jelasnya.

“Untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut, sudah kita sampaikan kepada pihak terkait pada saat rapat percepatan vaksin tempo hari. Karena kita akan berupaya semaksimal mungkin agar program pemerintah percepatan vaksin nasional di wilayah kita bisa mencapai 100 persen. Apalagi kita sekarang sudah masuk zona orange, maka harus lebih kita perkuat lagi kesadaran diri kita dalam memutus penyebaran Covid-19 di wilayah kita ,”sebutnya.

Menurut AKP Hamid, kegiatan vaksinasi untuk anak usia 6 hingga 11 tahun dioptimalkan dengan harapan seluruh anak-anak bisa mendapatkan vaksinasi dengan mudah. Sehingga penyebaran virus Covid-19 dapat ditekan. Sebelum dilakukan penyuntikan vaksin, pihaknya memberikan sosialisasi tentang manfaat vaksinasi dan memberikan dukungan moril kepada siswa agar tidak takut saat dilakukan penyuntikan.

“Selama ini kehadiran personil kita, khususnya Bhabinkamtibmas, tidak hanya melakukan pengamanan di lapangan. Tapi juga melakukan pendampingan kepada siswa yang akan disuntik guna memberikan semangat dan dukungan moril agar tidak takut saat di suntik. Alhamdulillah selama ini kegiatan Vaksinasi masyarakat umum maupun anak umur 6-11 tahun di wilayah kita masih berjalan kondusif ,”tandas AKP Hamid Kapolsek Baturaja Timur.pungkas.

(Amelia )