Metro, Lampung, (Radarnews.id)-Walikota Metro menyampaikan laporan keterangan pertanggung jawab APBD Tahun 2021 dihadapan dua puluh Anggota Parlemen kota itu.
Rapat itu digelar di ruang sidang DPRD kota Metro, kegiatan tersebut dihadiri Anggota Forkopimda, Masyarakat serta sejumlah Media yang bertugas sehari hari di gedung Dewan setempat. Kegiatan itu diikuti juga oleh Camat dan Lurah sekota Metro secara virtual.
Dalam laporannya, Walikota Metro Wahdi Sirajuddin mengatakan bahwa Pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan selama 2021. Mulai dari efisiensi belanja Pegawai pada kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah. Penanganan situasi vandemi covid19, pelaksanaan transisi RPJMD 2016-2021, peningkatan kegiatan pelayanan Publik, percepatan pencapain IKU OPD dan
penguatan belanja rutin.
Terkait pencapaian pembangunan yang perlu disampaikan kepada DPRD per 1 Maret 2022, capaian vaksinasi pertama untuk kota Metro sebesar 144,35%, dosis kedua sebesar 109,88% dan dosis ketiga sebesar 5,14% dari target yang ditetapkan Propinsi Lampung.
Sementara terkait realisasi pendapatan taun 2021, dengan kondisi belum diaudit oleh BPK sebesar102,49%. Pendapatan kota Metro tahun 2021 terealisasi sebesar Rp934.533.543,24 dibanding capaian tahun 2020 yaitu sebesar 100,95%. Hal ini menunjukan kalau Pemerintah kota Metro telah berhasil menaikan kembali pendapatannya, meski masi pada situasi vandemi Covid 19.
Dari target sebelumnya pendapatan kota Metro terhitung sejak 3 Desember 2021 sebesar Rp 982.157.043.519,00 dapat terealisasi Rp 928.045.836.302,59, hingga terdapat efisiensi sebesar Rp 54.111.207.216,42. Pada sisi lain,penerimaan pembiayaan Daerah, sampai dengan tanggal 31 Desember 2021 dari targetkan sebesar Rp72.362.829.224,29 terealisasi sebesar Rp 72.327.829.224,19 atau sebesar 99,95%.
(Krisna) .



