Beranda Daerah Usulannya diTolak Saat Rapat Mantan Presma UNSRI Tinggalkan Ruangan

Usulannya diTolak Saat Rapat Mantan Presma UNSRI Tinggalkan Ruangan

485
BERBAGI

PALI , (radarnews.id)-Rapat pengumuman hasil sampel baku mutu debu batu bara, bising dan air di Desa Lunas Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel berlangsung panas, Kamis.

Pasalnya, saat rapat berlangsung di Aula Kantor Bupati PALI Kelurahan Handayani Kecamatan Talang Ubi pada 17/03/2022 salah satu peserta rapat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tolak Mutiara Hitam (AMTMH), Dwiki Sandi hendak bertanya namun ditolak tegas oleh pimpinan rapat andre Fajar Wijaya yang juga sebagai Asisten 1 Pemkab PALI.

Selaku pimpinan rapat, menurut Andre perwakilan bicara sudah ada keterwakilan, alasan itulah salah satu peserta rapat dari AMTMH ditolak pertanyaannya, tegas Andre

Akibat tidak diizinkan bicara tersebut, Dwiki Sandi yang merupakan Mantan Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang periode 2022 kecewa dan langsung walk out dari rapat pengumuman hasil sampel laboratorium.

Setelah Dwiki Sandi keluar ruangan, mikropon diambil alih Kasat Intelkam Polres PALI. Kasat Intelkam berusaha untuk membuat suasa rapat menjadi kondusif seraya memberikan wawasan penyejukan sehingga suasana panas sedikit menjadi kondusif.

Asisten 1 Pemkab PALI menegaskan agar rapat berjalan lancar dan kondusif, karna semua aspirasi bisa diwakilkan kepada beberapa orang yang ada didepan juga, jika masih ada yang perlu disampaikan bisa ditulis dan di sampaikan kepada perwakilan saja.

Sementara itu, Dwiki Sandi yang sudah di luar ruangan, menyampaikan kekecewaan terhadap moderator rapat, ia menilai hal itu tindakan arogansi pimpinan rapat.

“Sangat saya sayangkan tindakan yang terindikasi arogan oleh pimpinan rapat, sayakan cuma mau menyampaikan pendapat kenapa dilarang dan dibentak di depan umum, saya juga berhak menyampaikan keluhan kami sebagai warga negara,” jelasnya singkat.

(Sb)