Metro, Lampung , (Radarnews.id)- Alif Suherly Masyono, salah seorang Kontraktor Senior di kota Metro, Dirinya khawatir tahun ini tidak kebagian pekerjaan. Sehingga sangat wajar Dirinya merasa was was, padahal kewajiban, sudah dipenuhi alias setor. Meski selama ini Dia mengaku sangat mendukung program Pemerintah kota Metro.
Hal Ia tegaskan di kantornya dikawasan Simpang Kampus Metro Timur, terutama untuk menjadikan Metro sebagai kota pendidikan yang berpendidikan. Apalagi sejak beberapa hari lalu, keraguan tersebut muncul di benaknya, sejak Kepala Dinas Pekerjaan Umum kota Metro (EI) ditetapkan sebagai Tersangka oleh Kejaksaan Negeri setempat beberapa Hari lalu.
Untuk itu, Alif Suherly Masyono meminta kepada Pejabat terkait kota Pendidikan tersebut agar segera membagikan pekerjaan yang sudah jadi hak Pemborong sebab saat ini, seharusnya pekerjaanb itu sudah digelar. Herly berharap agar Walikota ingat kepada Dirinya sebagai Warga Metro yang selalu mendukung program Walikota setempat.
“Kita ini sudah setor, tapi belum ada tanda tanda pekerjaan akan digelar” aku Herly.
Padahal Dirinya mengaku sudah setor pada bulan Februari 2022. Untuk itu Alif Suherly Masyono berharap agar PLT Kadis PU-TR Kota Metro segera menggelar pekerjaan di Dinas tersebut.
Sebab sebagai Warga Metro, Dirinya mengaku sudah menjadi kewajiban untuk mendukung semua program Pemerintah kota Metro.
“Sebagai Warga Metro, Kita, wajib mendukung program pemimpin Kita” paparnya.Rabu (25/5/2022).
Dia berharap kepada sesama Rekanan kontraktor, dapat juga melakukan hal yang sama. Sebab menurutnya sebagai Warga Metro kita wajib mendukung pembangunan di kota Metro yang kita cintai ini. Apalagi dibawa kepemimpinan dr. Wahdi Sirajuddin yang ingin menjadikan Metro sebagai kota pendidikan yang berpendidikan, karena Kita lahir dan mati di kota ini, pungkasnya.
(Krisna) .



