Beranda Daerah Ketua DPRD Metro Apresiasi Lapas Metro Bangunan Mushola

Ketua DPRD Metro Apresiasi Lapas Metro Bangunan Mushola

401
BERBAGI

Metro lampung,(Radarnews.id)- Senin, tanggal 6/6/2022. Ketua DPRD Metro tondi moamar ghadapi nasution mengapresiasi lemabaga pemasyarakat kelas iia metro yang telah membangun mushola untuk peribadatan umat muslim, terutama bagi Keluarga Warganya kebetulan saat ini Lapas Metro masih menerapkan kunjungan secara on line di lingkungan Lapas tersebut, tentu menurutnya tondi MG keberhasilan kalapas harus diberikan apresiasi, sehingga wajib menjadi contoh untUk instansi lainnya di kota Metro.

Oleh karenanya, hal ini patut di apresiasi, sebab di bawah kepemimpinan muhamaad mulyana, selain telah meraih penilaian wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani, kini lapas kelas iia metro juga berhasil membangun musholah di pelataran parkir lembaga pemasyarakatan tersebut.

Hal itu di tandai dengan peletakan batu pertama ketua dprd bersama kementerian hukum hak azasi manusia propinsi lampung bersama Wakil wakil walikota Metro, sehingga lembaga pemasyarakatan kelas iia metro kini telah memiliki Musholah di samping depan sebelas barat lembaga tersebut, yang berguna untuk keluarga Pembesuk Warganya yang berada di dalam lapas Metro.

“ Kita memberikan apresiasi kepala Lapas kelas IIA Metro yang telah membangun tempat peribadatan Umat Muslim di Lingkungan Mereka” kata Tondi MG.

Wakil Walikota metro qomaruzaman mengajak semua masyarakat Metro untuk berlomba lomba menuju surganya allah di akhirat nanti/ mumpung masih ada waktu untuk mempersiapkan bekal diakhirat nanti.

Untuk itu, Wakil Walikota menyerahkan beberapa zak semen kepala kepala kemenkumham lampung didamping kalapas Metro.
Kepala Kementerian Hukum Hak Azasi Manusia Propinsi Lampung dalam sambutannya mengaku bahwa pembangunan rumah ibadah seperti ini harus dilakukan oleh setiap lembaga

pemasyarakatan di seluruh Wilayah Propinsi lampung, untuk keluarga yang ada di dalam lapas metro, sebab saat ini lapas di lampung masih melakukan kunjungan bagi keluarga mereka secara on line, barang kali Lapas kelas iia Metro ini harus menjadi contoh bagi lapas lainnya di Lampung.

“Lapas Metro harus menjadi contoh Lapas lainnya di Propinsi Lampung, sebab membangun tanpa biaya dari Pemerintah itu tidak mudah, sehingga wajib menjadi percontohan di Bumi Ruwa Jurai” ujar Edi Kurniadi.

Sementara kepala Lembaga Pemasyarakat kelas iia metro muhamad mulyana mengatakan bahwa dana pembangunan berasal dari sumbangan atau list dari seluruh pegawai lapas, baik pimpinan maupun Petugas.

Sementara kepala lembaga pemasyarakatan kelas iia metro muhamad mulyana mengatakan bahwa rencana kegiatan dimulai dari mempersiapkan tanah urug, pemasangan pondasi, pemasangan dinding plester, beton,

mempersiapkan kusen pintu, kunci dan kaca, sehingga dalam pembangunan mushola Baiturrohim itu akan menghabiskan dana sebesar Rp 57.469.000.

“ Kita memperkirakan biaya pembangunan sekitar lima puluh tujuh juta lebih, termasuk semua keperluan seperti kusen dan lainnya, hanya saja biaya itu diluar biaya Tukang yang mengerjakan” pungkas Mulyana.

Dari dana yang terkumpul melalui sumbangan dan infpak warga lapas ini, akan dimanfaatkan untuk kepentingan seluruh umat muslim, bukan hanya Keluarga Lapas Metro, akan tetapi nantinya mushola ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh Warga Metro yang bergama Islam.

(Krisna).