Beranda BPBD Pemkot Tinjau Fasilitas umum Yang Rusak Di Terjangan Banjir

Pemkot Tinjau Fasilitas umum Yang Rusak Di Terjangan Banjir

356
BERBAGI

Metro Lampung ,(Radarnews.id) – Pemerintah kota Metro tinjau fasiltas umum, seperti proyek yang rusak akibat diterjang banjir di Bumi Say WAWAI pada Kamis, 27/10/2022. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengevaluasi serta perbaikan kedepan.

Sidak itu dipimpin Kepala Dinas PU-TR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Permukiman Pemerintah dan diikuti oleh Para Pejabat di beberapa Dinas kota itu.

Disela sela peninjauan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Metro Robi, kepada Media mengatakan bahwa Sidak ini sebagai upaya untuk mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari, untuk mengatasi hal tersebut, Pihaknya perlu membicarakan lagi, terutama kepada Walikota Metro karena ini sifatnya adalah sebuah insiden atau darurat yang tidak bisa dihindari.

Kalau seperti ada yang pohon tidur ditengah sungai, nanti Pihaknya juga berkordinasi dengan Pihak terkait, termasuk dengan Pak RT dan lainnya, dan sudah pasti ada Pihak BPBD bersama Warga dan Pemerintah setempat untuk bergotong royong dan sebagainya.

“Kalau ada pekerjaan yang hanya membutuhkan hanya sebatas Tenaga kerja, nanti Kita akan mengerahkan Warga sekitar di bantu oleh Petugas dari BPBD” akunya.

Terkait kewenangan artinya ini kan merupakan kewenangan dan tanggung jawab Pejabat BPBD dan Balai Besar. Robi mencontohkan seperti kemarin Pihaknya meninjau Jalan Bungur juga terdampak bencana banjir, kemudian sore itu di evaluasi, ternyata ada Toko Masyarakat sana yang meminta agar dinding tersier di bagian jalan tersebut di dobel dengan harapan bisa lebih kuat, kalau cuma seperti yang ada sekarang ini, Dirinya menilai hasilnya akan percuma.

“Kepada Pihak ketiga, Saya menghimbau agar melakukan pekerjaan harus sesuai dengan Spec yang ada” pintanya.

Dia mengaku memang ada konsekuensinya ketika itu dinding yang diperkuat, maka dimensi airnya akan mengecil. Sehingga terkesan menyempit, tapi volumenya sama sesuai kalau hitungan volume yang terpasang.

“Namun jika di Ding tersier di dobel ada kurangnya juga, sebab otomatis debit air juga akan berkurang” papar Robi.

Namun yang paling penting menurutnya adalah kapasitas irigasi maupun tersier memang sama seperti itu. Tapi yang paling kita butuhkan untuk kapasitasnya agar dibuat lebih besar.

“Namun sebenarnya yang paling Kita butuhkan adalah kapasitas air yang melewatinya dapat lebih besar” pungkas Rob.

(Krisna).