Sukabumi, Jawa Barat ,(Radarnews.id)- Sebuah daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, namun semua itu seperti belum tergarap dan terkelola dengan optimal, sehingga membuat kabupaten tersebut tertinggal dalam pembangunan. Padahal letak giografis Kabupaten Sukabumi sangat strategis, berdekatan dengan kota dan kabupaten Bogor bahkan tidak jauh juga dari ibu kota Negara Jakarta.
Daerah ini banyak diberi kelebihan yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia. Di daerah ini banyak terdapat batuan jenis galena, emas, pasir tambang bahan pembuatan semen juga hasil laut baik jenis ikan dan yang paling terkenal daerah ini dengan baby lobster.
“Dari sisi geografis daerah ini sangat strategis untuk wilayah pariwisata serta hasil alam lainnya, tetapi berdasarkan keterangan dari Narasumber dan Masyarakat, bahwa Pemerintah Kabupaten dan Provinsi hingga tahun 2023 ini, belum dapat membangun dan memperhatikan Wilayahnya dengan kekayaan alam yang sangat luar biasa tersebut” ungkap Asep (50) Warga setempat, saat ditemui, Minggu (21/5/2023).
Seperti contoh daerah Wisatanya yang terkenal hingga ke Manca Negara adalah Pelabuhan Ratu, yang sama-sama Kita kenal sebagai tempat wisata alam dan religi, bahkan di sana ada istana kecil Sang Proklamator Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia yang juga sebagai Tokoh yang membangun hotel Inna Samudra Beach yang terkenal dengan kamar 308 -nya, juga disebut-sebut juga sebagai persinggahan Ibu kanjeng Ratu Agung Nyi Roro Kidul. Termasuk tidak jauh dari hotel ini, ada kantor UNESCO Internasional Heritage” kata Suriyanto.
Sampai dengan tulisan ini diterbitkan, di Wilayah ini, masih carut marut tentang kewenangan Dinas-Dinas yang menangani wilayah wisata internasional Pelabuhan Ratu tersebut. Seperti untuk perawatan pohon–pohon di tepi jalan, pemasangan lampu penerangan dan perawatannya, Tukang bersih areal jalan dan Wilayah Pantai serta pengembangan Wilayah wisata tersebut masih jauh dari layak.
Atau memang sengaja dibiarkan oleh Pemerintah daerah, singgah daerah tersebut membusuk dan tidak terkelola dengan baik atau ada unsur kesengajaan? Sehingga barangkali nantinya dikuasai Orang asing atau memang anggaran nya tidak ada atau keadaan tersebut perlu dijawab oleh Otoritas terkait.
Hal tersebut masih terus di investigasi oleh para Wartawan PWRI di seluruh kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
“Oleh karena Saya mohon kepada Presiden Republik Indonesia serta ketua KPK Bapak Firli Bahuri untuk menindak lanjuti terkait keterbelakangan daerah ini, atau bila memang ada Anggaran, akan tetapi belum digunakan secara baik untuk pembangunan Wilayah wisata Pelabuhan Ratu serta kekayaan alam lainnya agar ditindak tegas”, pungkasnya.
Penulis, (DR. Suriyanto Ketum DPP PWRI).



