Mesuji, // radarnews.id
Belum selesai tentang pemberitaan Anggaran jumbo pada event launching Maskot dan Jingle Pilkada Kabupaten Mesuji yang menuai sorotan. Uang ratusan juta habis dalam satu malam untuk satu event seremonial peluncuran Maskot Pilkada yang bernama Si Tapa dalam Pilkada serentak nanti.
Kini KPU Kabupaten Mesuji, kembali habiskan anggaran ratusan juta rupiah, di sebuah Hotel berbintang untuk sebuah kegiatan seremonial Kesiapan Pemilihan Serentak Tahun 2024 dan Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Bagi Badan Adhoc. Selama 2 di Bandar Lampung.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Mesuji telah menggelontorkan anggaran Miliaran rupiah kepada KPU Mesuji untuk Pilkada Mesuji nanti, seharusnya KPU Kabupaten Mesuji dapat memberikan edukasi ataupun sosialisasi kepada masyarakat atau para pemilih yang ada di Bumi Ragab Begawe Caram ini.
“Ya, langsung turun kelapangan memberikan sosialisasi maupun mengedukasi para pemilih, Misalnya mengenai bahaya praktek uang saat pemilihan tersebut. Bukan hanya seremoni-seremoni di Hotel berbintang yang hanya menghabiskan anggaran ratusan juta,” keluh masyarakat Kabupaten Mesuji, Senin (22/07/24).
Bila kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu penting itu dikurangi, lanjutnya, maka akan terjadi efisiensi atau penghematan anggaran yang sangat signifikan. Hasil efisiensi tersebut, menurutnya, bisa dialihkan atau diubah nomenklaturnya untuk kegiatan-kegiatan yang lebih menyentuh masyarakat Mesuji.
Sekarang ini kegiatan KPU Mesuji itu cenderung banyak seremonialnya, Seminar, Bintek, rapat-rapat, kunjungan ke luar kota. Kapan mikirin rakyatnya. Itu semua anggarannya gede. Habis tuh duit negara. Harusnya kegiatan-kegiatan seremonial dikurangi,” tutupnya.
(hdz).



