Lampung Timur // RADARNEWS.ID
Kondisi bangunan SD Negeri Karya Basuki Kacamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, sangat memprihatinkan,(27/08/25)
Nampak jelas ada sekitar 4 ruangan tidak ada Kaca jendela,di sejumlah ruangan,tidak hanya itu kelas dalam kelas juga tidak ada plafon, cat dindingpun kusam, dan beberapa Wc rusak parah,
Hal ini memunculkan dugaan bahwa anggaran perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) sekolah tidak dimanfaatkan secara optimal, meskipun dana sudah dianggarkan melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Berdasarkan data, selama dua tahun terakhir (2023–2024), SD Negeri Karya Basuki telah menerima dan mengelola dana BOS ratusan juta rupiah, termasuk anggaran khusus untuk perbaikan sarpras yang mencapai puluhan juta.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan perawatan gedung belum dilakukan secara memadai.
Saat dikonfirmasi Kepala Sekolah SDN Karya Basuki, Pargono menyampaikam dirinya sudah menjabat sekitar 6 tahun dan menganggarkan Sapras setiap tahun nya,
“ya saya selaku kepala sekolah SD Negeri Karya Basuki,sudah cukup lama saya menjabat,untuk anggaran sapras saya anggarkan setiap tahun ada tapi lupa nominalnya ,kalo untuk gajih guru honorer nya variasi ada yang 700rb yang paling besar 900rb ratus tinggal kalikan aja 4 di tahun 2023,namun sekarang tinggal 3 karna satu nya udah di angkat p3k” kata pargono (27/8/2025).
Pargono juga menjelaskan bahwa anggaran Sapras kami anggarkan setiap tahun nya ada,
untuk pengecetan dan perbaikan WC karna kemarin WC tidak di lanjutkan oleh pemborong,jadi kami yang meneruskan “ucap pargono saat di konfirmasi
Selain itu Terpantau di lokasi sangat disayangkan ruangan Belajaryang harusnya membuat kenyamanan siswa belajar, malah menjadi tidak nyaman di karenakan jendela belakang tidak ada satupun kaca,ternyata sekolah ini hanya indah di pandang dari depan saja,
Salah satu guru mengatakan bahwa kaca jendela ruang kelas 6 sampai kelas 4 memang sudah lama tidak ada,
“Jendela nya udah lama ga ada kaca mas,ada sekitar 5 ruangan tidak ada kaca jendela lagi udah lama bnget,dan plafon memang belum ada juga sejak ada rehap dari kabupaten ” ucap salah satu guru berinisial FLB di ruang kelas,
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SD Negeri Karya Basuki belum memberikan rincian penggunaan dana BOS secara detail. Media masih menunggu tanggapan resmi terkait transparansi pengelolaan anggaran dan rencana perbaikan sarpras sekolah.
Pewarta: (Dicky satria).



