Beranda Daerah Kalah Berkelahi, Mengadu Kepada Ayah dan Kakak. Seorang Remaja Tewas Ditusuk

Kalah Berkelahi, Mengadu Kepada Ayah dan Kakak. Seorang Remaja Tewas Ditusuk

602
BERBAGI

SIJUNJUNG, (RADARNEWS.ID)-Tak patut dicontoh. Seorang ayah bersama dua orang anaknya melakukan penganiayaan terhadap seorang remaja hingga menyebabkan korban meninggal dunia setelah dihujam dengan senjata tajam. Melihat korban tergeletak tak berdaya, para pelaku langsung meninggalkan korban begitu saja.

Kejadian itu terjadi di jalan umum simpang Ampek jorong Guguak Panjang, Nagari Silantai, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung pada Selasa (30/6) sekitar pukul 22.00 WIB kemarin.

Kapolres Sijunjung, AKBP Andry Kurniawan melalui Kasubbag Humas Iptu Nasrul Nurdin mengatakan. Kejadian penganiayaan yang berujung pembunuhan tersebut bermula dari perkelahian antar sesama remaja yakni, korban yang berinisial IDP (17) dan salah seorang pelaku FZ (17).

Karena pelaku FZ kalah dalam perkelahian tersebut dan tidak merasa senang, sehingga melaporkan kejadian itu kepada ayahnya KT (54) dan kakaknya KD (24). “Bukan mendamaikan pertikaian tersebut namun, ayah dan kakaknya mencari si korban kemudian melakukan penganiayaan secara bersama kepada korban,” tuturnya, Kamis (2/7).

Tak cukup begitu saja. Ternyata salah seorang diantara pelaku ada yang membawa senjata tajam sejenis pisau, kemudian menusukkan kepada korban hingga mengenai bagian bawah dada sebelah kanan korban.

Setelah melakukan penusukan itu, korban ditinggalkan tergeletak begitu saja. Hingga akhirnya warga setempat berusaha menyelamatkan pelaku untuk dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan medis. Nahas bagi korban. Korban akhirnya meninggal dunia sewaktu dalam perjalanan menuju puskesmas, sebelum mendapat pertolongan medis.

“Korban meninggal dunia saat hendak dibawa ke puskesmas oleh warga setempat, akibat luka tusukan yang dilakukan oleh pelaku. Tak berselang lama, anggota yang mendapat laporan langsung bergerak cepat dan mengamankan ketiga pelaku,” ujar Iptu Nasrul.

Ketiga pelaku dengan cepat diamankan untuk menghindari emosi massa yang geram akibat kejadian itu. “Tiga orang pelaku beserta barang bukti sebilah pisau sudah diamankan di Mapolres Sijunjung. Saat ini kasus masih dalam sidik Satreskrim Polres Sijunjung untuk proses lebih lanjut,” ungkapnya.

Terjadinya peristiwa tersebut amat sangat disayangkan dan tidak patut dicontoh. “Seharusnya orang tua dan kakaknya berperan sebagai penengah dan mendamaikan. Atau . ke tokoh masyarakat setempat dan Polisi terdekat agar persoalan diselesaikan dengan baik. Sehingga kasus seperti ini tidak perlu terjadi yang berujung penyesalan,” tambahnya.

Kini, ketiga pelaku yang merupakan ayah dan dua orang anak tersebut harus mendekam dibalik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka dihadapan hukum. (the)