Beranda Daerah DKP Propinsi Lampung Tabur 100.000 Benih Ikan di Perairan Umum Darat atau...

DKP Propinsi Lampung Tabur 100.000 Benih Ikan di Perairan Umum Darat atau PUD Dam Raman

574
BERBAGI

Metro Lampung,(radarnews.id)-Dinas kelautan dan perikanan Propinsi Lampung, bekerja sama dengan Pemerintah kota Metro dalam hal ini Di Dinas perikanan setempat Rabu pagi merestocking DAM RAMAN Metro Utara dengan cara menebar 100.000 bibit ikan Jelabat dan baung. Bantuan langsung diserahkan langsung kepada Walikota Metro.

Adapun ke 100.000 bibit ikan tersebut teridiri dari 50.000 bibit ikan jelabat dan ikan baung. Kedua jenis ikan tersebut merupakan ikan endemik asli Pulau Sumatera.

Restocking tersebut bertujuan untuk melestarikan ekologi di Perairan Umum Darat( PUD ) DAM RAMAN Metro Utara.

Dengan harapan ke depan Masyarakat dapat menikmati kekayaan ekologi perairan di sekitar DAN RAMAN tersebut.

Kepala Dinas perikanan kota Metro Hery Wiratno dalam sambutannya mengatakan bahwa restocking ini merupakan bantuan dari Pemerintah Propins Lampung.

Menurutnya bantuan berupa 100.000 bibit ikan jelabat dan baung. Bantuan diserahkan ke Pokmaswas untuk melestarikan dan pemanfaatan sumber daya ikan untuk mempertahankan kelangsungan secara berkesinambungan.

Sementara Kepala Dinas kelautan dan perikanan Propinsi Lampung Ir. Liza Derbi dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan restocking upaya melestarikan ikan di perairan umum.

Serta tetap mempertahankan sumber daya ikan, 207.203 ton, produksi 156, 130 ton pertahun. Liza juga mengaku bahwa hal ini bertujuan untuk melestarikan ikan asli sumatera.

Sementara Walikota Metro Wahdi Sirajuddin mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Propinsi Lampung. Sebab menurutnya sumber daya ikan ini bisa meningkatkan perkonomian Masyarakat.

Kelompok Masyarakat Pengawas Mina Purwoasri sebagai Penerima bantuan beterima kasih kepada Pemerintah yang telah mengembalikan Dam Raman Sebagai fungsi irigasi di tiga kabupetan kota di Propinsi Lampung, Wahdi mengharapkan ke depan Restocking ini dapat menjadi sumber kehidupan bagi Masyarakat.

Untuk itu, Walikota berharap saat menangkap ikan, Masyarakat tidak menggunakan peralatan terlarang seperti racun dan setrum, karena bisa membuat punah kehidupan ekologi di perairan Dam Raman.

Tak lupa Walikota Bumi Say Wawai itu memperingatkan bahwa bahaya covid 19 hingga saat ini masih mengancam nyawa Masyarakat Metro khususnya.

(Krisna).