Lampung Timur,(radarnews.id)-Program Proyek pembagunan Peningkatan jalan lataston dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022 yang di anggarkan tidak jelas jumlahnya, karena tidak terpasangnya papan plang proyek pada tempat pembangunan tersebut yang berada di Dusun 01, Desa Tanjung Inten Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur dikeluhkan warga.
Bukan Kali ini saja Tim Media menemukan Proyek Dari Dinas (Pekerjaan Umum dan Penata Ruang) PUPR Lampung Timur yang Tidak Terpasang Plang Poyek dan di Kerjakan pada malam hari dan hasil Pekerjaan menuai protes warga.Kamis (29/12/2022).
Pasalnya pembangunan peningkatan jalan lataston tersebut, dalam Hitungan hari selesai di kerjakan pada malam hari Selasa 26/12/2022, selang tiga hari pada Kamis tgl 29/12/2022 sudah pada mengelupas. hampir disepanjang jalan terlihat aspalnya mengelupas dari dasar jalan, tampak jelas terlihat kurang nya mutu dan kualitas pada bangunan jalan lataston tersebut. Berdasarkan fakta dan bukti kroscek dilapangan, mengarah ada indikasi Korupsi untuk mencari keuntungan pribadi tanpa mengutamakan kualitas bangunan,terkesan dikerjakan asal jadi.
Seperti yang di ungkapkan Ripa’i warga dusun 01 desa Tanjung Inten” dirinya mengaku selaku warga desa ini merasa kecewa dengan hasil proyek jalan lataston yang dikerjakan oleh pihak rekanan. Dia membenarkan aspal nya tipis dengan ketebalan hanya Sekitar 1cm sampai 2 cm, dan itu pun juga sudah banyak yang mengelupas, untuk volume panjang dan jumlah anggaran dana dirinya tidak tau persis Karna rekanan yang mengerjakan dari CV atau PT mana Karna tidak adanya transparan terhadap publik seperti ada unsur kesengajaan tidak terpasang plang proyek, untuk panjang proyek lataston mungkin sekitar kurang lebih 300 Meter.Jelasnya.
Ibu Sarijah pun ikut mengomentari “Pekerjaan jalan lataston yang terhitung belum lama dibangun baru saja di kerjakan pada malam hari Selasa 26/12/2022, selang tiga hari sudah mengalami rusak seperti retak dan mengelupas aspalnya dan lataston nya tidak rata bergelombang yang pasti jalan ini tidak akan bertahan lama,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Mutopa warga setempat Senada mengungkapkan rasa kekecewaannya dengan hasil bangunan lataston didesa yang baru saja selesai di bangun sudah mengelupas, padahal bangunan lataston untuk jalan umum ini tidak memakan waktu lama di desanya, selain mengelupas terlihat tipis juga bergelombang tidak rata.
Perlu di katahui jalan ini merupakan jalan untuk umum jika tidak berkualitas tentu ini tidak akan bertahan lama, terbukti belum dalam hitungan hari latoston di kerjakan pada malam hari pada pagi harinya sudah ada yang mengelupas, untuk itu dirinya meminta pada pemerintah bila membuat bangunan semestinya yang berkualitasnya, apalagi ini jalan umum.ungkapnya.
Dalam waktu dekat ini tim awak media akan meminta tanggapan dari Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) dan dinas intansi terkait pihak Tipikor Polres dan Kasi Intel di Kejari Sukadana mengenai persoalan semua pekerjaan peningkatan infrastruktur jalan di lamtim seperti tidak adanya transparan terhadap publik (tidak terpasang plang proyek) serta buruknya kualitas bangunan infrastruktur bangunan jalan. Ada beberapa Bangunannya dengan desa Tanjung Inten kecamatan Purbolinggo -Lamtim

Hingga berita ini di tayangkan pihak dinas terkait belum bisa di konfirmasi.
(Red).



