Beranda Daerah Pemkot Metro Fokus Tekan Inflasi dengan Gerakan Pangan Murah

Pemkot Metro Fokus Tekan Inflasi dengan Gerakan Pangan Murah

658
BERBAGI

Metro Lampung, (Radarnews.id) — Pemerintah Kota Metro fokus dalam menekan angka inflasi melalui gerakan pangan murah (GPM) Nasional.

Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman menegaskan bahwa dengan gerakan pangan murah yang dilakukan serentak se-Indonesia ini merupakan langkah konkrit dalam pengendalian inflasi di Bumi Sai Wawai. Hal itu Ia katakan usai acara video confren dengan Kemendagri di Lapangan Banjarsari 29 Metro Utara

“Melalui gerakan ini, Kita membuktikan bahwa kekuatan semua Instansi harus terlibat dalam menekan inflasi di Kota Metro. Apa lagi, saat ini inflasi di Kota Metro sudah turun di bawah angka Nasional yaitu 3,4 persen. Artinya Metro ini sudah sangat berhasil” ungkap Qomaru, Senin, 26 Juni 2023.

Menurutnya, selain penguatan di sektor ekonomi, Pemkot Metro juga telah melakukan berbagai penguatan di sektor sektor pelayanan termasuk kesehatan dan pendidikan.

“Kita harus lakukan penguatan di sektor ekonomi, bahkan, Kita juga melakukan penguatan seperti pengecekan kesehatan hewan kurban yang nantinya sebagai persiapan pada hari raya mendatang” ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan harga pangan yang ada di Bumi Sai Wawai. Qomaru mengaku belum ada kenaikan harga sembako yang signifikan.

“Menurut Saya kenaikan harga pangan di Metro belum terjadi. Alhamdulillah, harga pangan Kita masih stabil” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Herry Wiratno mengatakan, bahwa Pihaknya akan lebih meningkatkan lagi di sektor pangan Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

“Tahun lalu Kita sudah melakukan di satu KWT. Nah, di tahun ini kita akan fokuskan di 12 KWT serta fokus dalam penurunan Stating” ungkap Herry Wiratno.

“Karena ini merupakan gerakan Nasional untuk pengendalian inflasi dan menjadi target penurunan Stating,” pungkasnya.

(Krisna).