Beranda Banten Proyek Long Storage Kali Mati Pontang Diduga Belum Layak PHO.

Proyek Long Storage Kali Mati Pontang Diduga Belum Layak PHO.

225
BERBAGI

Serang Banten, (Radarnews.id) -Prihal telah terselenggaranya PHO Proyek Long Storage Pontang Tirtayasa Lebak Wangi yang disinyalir tengah dalam Opname, Wahyudin selaku Sekertaris DPC GP3B Kab.Serang Angkat Bicara (Kamis, 02/01/2020)

Setelah dirinya mewawancarai warga yang tinggal disekitar bantaran kali mati yang mengeluh terkait belum adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Serang karena belum adanya kejelasan prihal kerohiman hingga proyek Long Storage Tahap 1 di PHO (Provisi Hand Over), Wahyudin mengatakan.

“Belum ada nya sterilisasi area namun kegiatan Tahap 1 sudah berlangsung dan diduga sudah di PHO, sejak awal sudah saya kritisi, hal ini sangat sangat berdampak pada lingkup sosial masyarakat kita, Pemerintah Kabupaten Serang sebagai penerima program dan manfaat yang mestinya bertanggung jawab atas masyarakatnya yang tinggal di bantaran kali mati” ujarnya

Lebih lanjut Wahyudin mengatakan “Lazimnya suatu kegiatan bisa di PHO bila telah rampung 100%, nah kalau yang kita lihat dan perhatikan sekarang ini, apa sudah layak PHO? ada apa dengan BBWSC3 jika menerima hasil pekerjaan yang seperti ini?,” ucapnya

Wahyudin juga mengherankan sikap bungkam dari para Aktivis Pemerhati Kegiatan “Saya herankan adanya sikap bungkam dari para Aktivis, yang saya duga karena sudah menerima aliran dana dari perusahan senilai 50 juta per bulan, sehingga idealisnya tergadai, saya duga juga adanya broker yang mengkomersilkan disposal lumpur pasir yang merupakan aset pemerintah dan saya duga belum ada berita acara dan prosedure yang jelas tentang penghapusan asetnya, jangan sampai aset negara dikomersilkan” paparnya

Menanggapi hal ini, Bahrul Ulum selaku Ketua DPRD Kabupaten Serang berjanji akan menindak lanjuti “siap akan saya tidak lanjuti, ya untuk 2019 memang belum terselenggara, 2020 akan diselenggarakan untuk kerohiman nya, walau ini Proyek dari Pemerintah Pusat, mudah mudahan Pemkab Serang dapat meminimalisir dampak negatifnya” ungkapnya

Sekedar untuk diketahui bersama, Proyek Long Storage Tahap I dengan nomor kontrak : HK.02.03/APBN/PPK-ATAB/V/IX/2019 dengan nilai Anggaran APBN (SBSN) sebesar Rp. 43.270.720.000,- yang dikerjakan PT. Dwi Krida Sempana Di duga belum seratus persen rampung dan diduga menyisakan persoalan di lingkungan masyarakat.(Edi Haelani).