Beranda Polri Peringati Hari Pohon Sedunia, Seribu Pohon Ditanam Di Sijunjung

Peringati Hari Pohon Sedunia, Seribu Pohon Ditanam Di Sijunjung

188
BERBAGI

SIJUNJUNG, (Radar News) -Mendukung program pemerintah pusat untuk memperingati hari pohon sedunia, jajaran Polres Sijunjung bersama Bhayangkari melakukan penanaman pohon sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan penghijauan. Setidaknya sebanyak 1000 pohon yang ditanam oleh jajaran Polres Sijunjung melalui tujuh Polsek yang ada.

Pada momen tersebut, setiap polsek melakukan penanaman sebanyak 100 pohon yang dilakukan di wilkum polsek masing-masing secara tersebar. Sedangkan untuk kegiatan dipusatkan di Polsek Koto VII, Kabupaten Sijunjung yang bertempat di lokasi kantor Polsek yang lama.

Penanaman pohon di tanah Mapolsek Koto VII dipimpin langsung oleh Wakapolres Sijunjung Kompol Indra Sandy Purnama Sakti bersama Kapolsek Koto VII Iptu Yuliza Herman, Kabag Sumda AKP Sofyan Efendi, dan seluruh pejabat utama Polres Sijunjung. Penanaman pohon ini juga dihadiri Ketua KAN Limo Koto, kecamatan Koto VII, Datuak Rangkayo Putiah bersama Sekretaris KAN.

Kapolres melalui Wakapolres dan Kapolsek Koto VII mengatakan, bahwa program penanaman pohon ini merupakan agenda Kapolri dalam mendukung program peduli lingkungan yang diturunkan hingga ke Polsek diseluruh Indonesia.

“Selain di lingkungan Mapolres, penanaman seribu pohon ini juga dilakukan di seluruh Mapolsek di wilayah hukum Polres Sijunjung dan kegiatan ini juga menyeluruh di Indonesia karena Kapolri di awal 2020 memformulakan program Polri peduli lingkungan yang juga sejalan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional dan Hari Pohon Sedunia,” tutur Wakapolres didampingi Kasubag Humas Iptu Nasrul Nurdin.

Dengan harapan agar jumlah populasi pohon yang tinggi akan jadi lumbung air dan bisa menahan terjadi bencana alam serta menjaga lingkungan. Ada banyak jenis tanaman dan pohon yang ditanam, mulai dari buah-buahan seperti mangga, pohon lansek, durian, amatoa dan pohon mahoni, pada Jumat (10/1).

“Penanaman diprioritaskan untuk mencegah terjadinya abrasi di sepanjang aliran sungai. Kebetulan kita pusatkan di tanah milik Polsek Koto VII, tepatnya di dekat bangunan kantor polsek yang lama,” tambahnya. (the)