Beranda Bencana Alam Hujan Deras di Sijunjung : Jembatan Ambruk, Rumah, Lahan Persawahan Hingga Hewan...

Hujan Deras di Sijunjung : Jembatan Ambruk, Rumah, Lahan Persawahan Hingga Hewan Ternak Ikut Terdampak Banjir

189
BERBAGI

SIJUNJUNG, (RadarNews) -Akibat curah hujan yang tinggi mengakibatkan air di sejumlah sungai di Kabupaten Sijunjung meluap, derasnya arus sungai juga menyebabkan jembatan ambruk dan putus total di Nagari Batu Manjulur, Kecamatan Kupitan. Selain jembatan, rumah warga, lahan persawahan serta hewan ternak milik masyarakat setempat juga terdampak akibat bencana alam tersebut.

Sedangkan di beberapa nagari dan lainnya juga mengalami longsor dan banjir akibat hujan lebat yang melanda Sijunjung dan daerah sekitarnya semenjak Jumat (7/2) malam kemarin.

Data yanh diperoleh, jembatan yang ambruk di hantam banjir menyebabkan akses jalan penghubung Nagari Batu Manjulur Kecamatan Kupitan ke Nagari Koto Baru Kecamatan IV Nagari putus total. Satu unit rumah penduduk semi permanent hanyut terbawa arus sungai, serta puluhan ekor hewan ternak warga seperti sapi dan kambing hilang diseret derasnya arus sungai Batang Lawas.

Warga yang tinggal di sekitaran bantaran sungai sempat mengungsi semenjak malam harinya akibat arus sungai yang semakin deras. Selain itu, kejadian banjir dan longsor juga terpantau dibeberapa titik dan sempat menutup akses jalan serta mengenai rumah warga di Kampung Dalam, Kecamatan Lubuk Tarok, dan nagari Timbulun kecamatan Tanjung Gadang.

Sementara di nagari Muaro, luapan air sungai Batang Sukam dan Batang Palangki juga merendam perumahan warga. Sejumlah akses jalan pun dilaporkan terjadi longsor di beberapa nagari yang ada di Kecamatan Sijunjung. Di Kecamatan IV Nagari, puluhan rumah warga juga terendam banjir sehingga perahu karet dikerahkan kelokasi.

Plt.Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sijunjung, Henry Chaniago membenarkan adanya sejumlah kejadian bencana alam yang terjadi semenjak Jumat- Sabtu dini hari (7-8/2). Seluruh anggota BPBD pun turun kelokasi kejadian bencana yang terjadi dengan membawa peralatan penanggulangan bencana.

“Semua anggota saat ini telah turun kelokasi kejadian bencana dengan membawa peralatan. Di nagari Batu Manjulur anggota melakukan evakuasi warga yang terdampak. Perahu karet juga diturunkan pada beberapa lokasi yang tergenang banjir untuk membantu akses serta evakuasi masyarakat,” tuturnya, Sabtu (8/2).

Kemudian untuk akses jalan dan rumah warga yang terdampak longsor juga dikerahkan alat berat untuk pembersihan material. “Untuk yang longsor kita kerahkan alat berat. Saat ini alat berat sudah dilokasi untuk pembersihan. Hingga kini tidak ada laporan korban jiwa akibat bencana yang terjadi,” terangnya.

Meski demikian di Kecamatan Kupitan, puluhan hektar sawah masyarakat yang sedang ditanami terendam banjir akibat luapan air sungai. Begitu juga di Kecamatan Sijunjung, banjir juga berdampak kepada lahan persawahan warga.

Hingga saat ini untuk penanggulangan bencana yang terjadi, anggota BPBD, TNI, Polri dan relawan beserta masyarakat saling membahu untuk proses penanggulangan dan evakuasi. “Kita masih melakukan pendataan terkait rumah yang terdampak bencana yang terjadi di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Sijunjung. Begitu juga dengan jumlah hewan ternak serta fasilitas lainnya yang mengalami kerusakan,” jelas Kepala BPBD Sijunjung. (the)