Beranda Daerah MINI LOKAKARYA LINTAS SEKTOR, UPT PUSKESMAS HUTAPAUNG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

MINI LOKAKARYA LINTAS SEKTOR, UPT PUSKESMAS HUTAPAUNG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

344
BERBAGI

Humbahas, (Radarnews.id) – Camat Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Propinsi Sumatera Utara membuka mini lokakarya lintas sektor, UPT Puskesmas Hutapaung, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Prop. Sumatera Utara, Rabu, 04/02/2020. Hadir mewakili kepala dinas kesehatan Humbahas Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat RESTU IMANEASA.SKM, Kepala Puskesmas Hutapaung dr.GUNAWAN SINAGA, mewakili Kapolsek Pollung Kanit Binmas Bripka. Pol BOY SANDI LAPIAN, mewakili Danramil 05/Dolok Sanggul dari Babinsa Serda. PARLINDUNGAN MARBUN, Pra Kepala Sekolah tingkat SD,SMP , Kepala Desa, Petugas Penerima Keluarga Harapan (PKH) dari Dinas Sosial Megawati Sitinjak,

Camat Pollung Parman Lumban Gaol.ST  dalam sambutanya menyampaikan” Membangun kesehatan, dalam hal ini meningkatkan derajat kesehatan masyarakat bukanlah tanggung jawab sepenuhnya dilimpahkan kepada instansi kesehatan saja, puskesmas atau rumah sakit, tapi tanggung jawab bersama secara kolektif semua elemen bangsa, baik yang memiliki keterkaitan langsung maupun tidak, karena kesehatan memiliki relasi dan dampak besar pada semua sektor, seperti ekonomi, pendidikan, sosial dan sebagainya, karena semua hal tidak akan berjalan jika pelaku atau lakon (manusia) tidak fit atausehat.

Masalah kesehatan di negeri ini begitu kompleks, baik dari sistem penerapannya maupun dari pola hidup masyarakat itu sendiri, namun memang unsur gaya hidup masyarakat inilah yang sangat serius disoroti, karena akan menjadi percuma jika pemerintah, instansi kesehatan menjalankan sistem dan program kesehatan yang profesional dan bermutu tanpa di imbangi respon dari masyarakat itu sendiri sebagai pelaku dan obyek untuk berprilaku hidup bersih dan sehat, yaitu melalui paradigma sehat. Tentu dalam menyikapi dan merespon permasalahan kesehatan harus keterlibatan semua pihak, semua elemen dan unsur terkait untuk bergandengan tangan, memperbaiki sistem dan merubah pola hidup sehat dimasyarakat, sehingga apa yang dicita-citakan bangsa dapat terwujud.

Lokakarya Mini Lintas sektor, UPT Puskesmas Hutapaung adalah salah satu ruang membangun komitmen, menyatukan misi dan visi pemerintahan kabupaten Humbang Hasundutan, dan UPT Puskesmas Hutapaung sebagai instasi kesehatan untuk sama-sama bersinergi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dalam membangun kesepahaman beraama untuk menyikapi permasalahan kesehatan. Ucap camat dalam sambutan awalnya

Kepala UPT Puskesmas Hutapaung dr.Gunawan Sinaga dalam pemaparannya : Lokakarya mini lintas UPT Puskesmas Hutapaung awal tahun ini sebagai forum untuk mengevaluasi program UPT Puskesmas Hutapaung tahun 2020, permasalahan atau kendala yang dihadapi, capaian program yang mengacu pada standar Permenkes no 40 tahun 2016 dan hal ini di sampaikan langaung dr. Gunawan Sinaga melalui bentuk Slide Power Point dihadapan lintas sektor.

Lebih lanjut dijelaskan, dari laporan tahunan, ada beberapa program yang tidak mencapai target, salah satunya capaian ASI Eksklusif di bawah standar dengan 4,26 % dari target 40 %, selain itu dari 10 (sepuluh) penyakit yang paling banyak diderita berdasarkan  data kunjungan atau berobat masyarakat Pollung, hipertensi yang mendapat ranking 1 (satu) dengan 8392 penderita, yang ke 2 (dua) ISPA dengan 7023 penderita selama tahun 2018.

Dan penyebabnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang apa itu ASI eksklusif, bagaimana menerapkan pola hidup bersih dan sehat, selain itu,  kepala puskesmas Hutapaung tak sekedar menjelaskan faktor penghambat atau kendala, namun menjabarkan langkah-langkah atau tindak lanjut puskesmas Hutapaung di tahun 2020 dalam merespon permasalahan kesehatan dimasyarakat, terutama program-program yang belum mencapai target, diantaranya meningkatkan penyuluhan dan edukasi, bersinergi dengan pemerintah desa untuk memaksimalkan anggaran dana desa 10 % untuk bidang kesehatan dan lainnya.

Camat Pollung, Parman Lumban Gaol.ST dalam penyampaiannya juga menegaskan kepada seluruh kepala desa agar dana desa dimaksimalkan penganggarannyan untuk kesehatan, tentu dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku, selain itu masyarakat agar cepat merespon dan melaporkan kepada puskesmas jika ada penyakit yang banyak di derita oleh masyarakat disekitar lingkungan, dan ini bagian dari sinergitas itu sendiri.

Lokakarya mini lintas sektor UPT Puskesmas Hutapaung dihadiri langsung oleh pembina puskesmas melalui Dinas Kesehatan Humbang Hasundutan, Restu Imanesa, SKM (Kabid Kesehatan Masyarakat), kehadiran pembina puskesmas sekaligus memberi pencerahan dan motivasi kepada tenaga puskesmas Hutapaung agar lebih keras lagi bekerja untuk masyarakat.

Dalam sambutannya, Restu Imanesa sedikit menyinggung terhadap penyakit Corona yang saat ini dirisaukan oleh dunia, begitu juga dengan pemberian obat vitamin penambahan darah bagi para siswa sekolah yang ada, dan juga penyakit masyarakat yang selalu mengandalkan si BASO ( Dukun Beranak) yang sama sekali tidak diizinkan oleh Dinas Kesehatan dalam membantu persalinan.

Lebih lanjut Restu menambahkan masalah persalinan yang ada di desa desa hendaknya harus benar benar ditangani dan profesional , Restu menghimbau agar bidan desa bekerja sebaik baiknya dan memberikan peran pelayanan yang baik kepada pasein ibu hamil apalagi ibu hamil tersebut sama sekali tidak pernah memeriksa kehamilannya . (B.N).