Beranda Banten Mengenal Tradisi Qunutandan Likuran di Banten

Mengenal Tradisi Qunutandan Likuran di Banten

333
BERBAGI

Serang (RADARNEWS ID)-Seiring berjalannya Waktu Puasa sudah Berjalan Separuh Umat Muslim menjalani Puasa, hingga Pertengahan bulan.

Seperti Umumnya terjadi di beberapa daerah Indonesia Melaksanakan Kegiatan dalam rangka Menyambut bulan Suci Ramadhan,Seperti halnya terjadi di Kampung Petanduk Desa Teras Kecamatan Carenang Kabupaten Serang Provinsi Banten adakan Tradisi Qunutan yang malam Sabtu (09/05/2020) ditahun ini yang biasanya diikuti dengan Tradisi Likuran

Saat diKonfirmasi Ustad Nakhrawi Selaku Tokoh Masyarakat Menjelaskan,” masyarakat Banten pada Umumnya mengenal dengan tradisi qunutan dan likuran istilah qunutan berasal dari Doa Qunut yang dibawa pada raka’at terakhir salat witir yang biasanya dimulai sejak hari ke 15 Ramadan sampai akhir bulan.Namun, ada juga yang mengistilahkan qunutan berdasarkan tradisi, yakni sebagai sarana dakwah dan memakmurkan masjid ataupun musholla dengan cara ngariung dan berdoa bersama-sama,”jelasnya.

Biasanya, masyarakat akan membuat ketupat, sayur opor dan makanan lainnya untuk dibawa ke masjid dan berdoa bersama, baik usai salat Magrib ataupun usai salat tarawih.

Ia Menambahkan,” Dari sudut pandang tradisi sekaligus strategi dakwah memakmurkan masjid bagi masyarakat adalah ngariung di masjid, bersedekah aneka makanan, atau lazimnya ketupat sayur yang sangat lezat dimakan bersama setelah tarawih malam ke 15.(Ali Sukri).