Beranda Daerah Pekerja Menjerit Lantaran Upah Tak Sesuai

Pekerja Menjerit Lantaran Upah Tak Sesuai

399
BERBAGI

Lampung Timur, (RADARNEWS ID)- Pembangun Drainase bersumber dari Dana Desa (DD) di Dusun 6 Desa Negeri Jemanten Kecamatan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) diduga tidak transparan dalam pengolah anggaran.

Untuk diketahui pembangunan Drainase Drainase yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020 dengan volume panjang 336 m, 0,06 X 0,25 dengan nilai pagu anggaranya Rp.101.903.600.

Kadir (56) pekerja mengatakan, akan menutut hak sebagai pekerja tidak dikarenakan tidak diberikan upah.

“Kami cuma meminta hak kami, tolong kami cuma masyarakat kecil jagan buat susah kami lagi,” ujarnya kadir

Sementara itu ia menjelaskan, bahwa dirinya dan pekerja lain juga sudah menanyakan hal tersebut kepada aparatur desa setempat, yakni kepada Kaur Pembangunan yang bernama Nur Yaqin namun jawaban tidak membuat hati senang atas keluhan para pekerjanya.

“Kami menanyakan kepada perangkat desa, pihak desa tidak ada bayarannya, karena tidak ada anggarannya. Itu jawab Kaur Pembangunan kepada kami masyarakat yang ikut bekerja dalam pembangunan drainase,” terangnya.

Lebih lanjut, bahwa yang diupah dalam pekerjaan pembangunan drainase tukang pasang batu dan kuli (kernet) tukang, namun sungguh disayangkan upah yang diberikan tidak sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah terkait standar upah Harian Orang Kerja (HOK).

“Kalau yang bekerja sebagai tukang pasang batu belahnya itu yang dibayar. Kepala tukang pasang batu belah dan kernet tukang diberi upah Rp =40.000 per meter,” timpalnya.

Selain itu, dalam pembagunan Drainase tersebut juga tidak transparan, lantaran tidak adanya papan pengumuman anggaran, sehingga muncul dugaan adanya permainan didalamnya.

Terpisah dihubungi viatlephon Sekertaris Desa (Sekdes) Sigit terkait keluhan masyarakat seolah tidak percaya, ia berjanji akan turun mengecek langsung kelokasi.

“Tidak mungkin, besok pagi saya akan turun langsung untuk melihatnya di Dusun 6 terkiat hal tersebut,” kata Sigit. ( ZHR)