Beranda Daerah Bawaslu Lakukan Pengawasan Proses Verfak dan Audit Dukungan Calon Perseorangan

Bawaslu Lakukan Pengawasan Proses Verfak dan Audit Dukungan Calon Perseorangan

199
BERBAGI

SIJUNJUNG, (RADARNEWS.ID)-Proses verifikasi faktual dan audit pasangan calon kepala daerah yang maju lewat jalur perseorangan di Sijunjung hingga saat ini sedang berlangsung. Agar memastikan proses tersebut berjalan sesuai dengan aturan, Bawaslu Kabupaten Sijunjung melakukan audit pada setiap dukungan yang telah dilakukan verifikasi.

Ketua Bawaslu Sijunjung, Agus Hutrial Tatul didampingi Kordinator Divisi Pengawasan dan Humas Antar Lembaga, Riki Minarsah mengatakan, hingga saat ini proses verifikasi telah mencapai 70 persen di Kabupaten Sijunjung untuk calon yang maju pada jalur perseorangan. Seiring dengan itu, proses audit pun tengah dilakukan.

“Setiap dukungan yang telah dilakukan verifikasi kita audit. Hal itu merupakan salah satu dari pengawasan yang kita lakukan. Jadi apakah benar ada tim verifikator yang datang melakukan verifikasi dukungan tersebut,” tutur Riki Minarsah, Selasa (7/7).

Hingga saat ini secara umum proses tersebut berjalan lancar. Meski ada beberapa kendala dilapangan. “Kendalanya karena wilayah pada beberapa kecamatan yang terlalu besar. Setiap data dukungan yang diajukan harus diverifikasi, seperti di Kecamatan Kamang Baru dan Sumpur Kudus, kita agak kesulitan pada aksesnya karena wilayah yang cukup luas,” jelasnya.

Selain dari Bawaslu Sijunjung, pengawasan secara langsung oleh Bawaslu Provinsi Sumbar juga dilakukan dengan turun langsung ke daerah. Seperti pada Selasa (7/7) kemarin, Komisioner Bawaslu Provinsi Kordiv Penyelesaian Sengketa, Alni melakukan pengawasan langsung ke Kabupaten Sijunjung untuk proses verifikasi dan audit.

Rombongan Bawaslu tersebut mengunjungi kantor Panwascam Kecamatan Lubuk Tarok dan turun ke Nagari Latang untuk melakukan proses audit. “Kita turun untuk melakukan pengawasan dan audit. Selain itu mengevaluasi kendala bagi anggota dilapangan pada tahap verifikasi faktual ini,” sebutnya.

Meskipun waktu verifikasi hanya tinggal beberapa hari lagi yaitu hingga tanggal 10 Juli mendatang namun, pihaknya mengatakan proses tersebut bisa diselesaikan pada waktu yang telah ditetapkan. “Insyaallah bisa selesai tepat waktu. Karena hingga kini progresnya sudah mencapai 70 persen lebih,” tambahnya. (the).