Baturaja, (RADARNEWS.ID)-Ruko menjual bakso yang berlokasi di Jalan Komisaris Hasyim Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu, terbakar Rabu (20/1/2021) pukul 14.30. Tidak ada korban nyawa dalam musibah ini namun, Salsa (32) karyawan toko bakso “Temu Roso”, yang sedang mengganti tabung gas mengalami luka bkar dibagian pipi kanan.
Usaha bakso milik Sularjo bin Tobi Kromo (51) berikut semua isi ruko hangus terbakar dalam musibah yang terjadi siang bolong itu. Saat kejadian pemilik ruko bakso sedang berada dikediamanya Jalan Yos Sudarso, Lorong Simponi Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur OKU. Mendapat informasi ruko tempat usaha baksonya terbakar, Sularjo langsung meluncur kelokasi kejadian .
Menurut keterangan Aris Nudiman (23), karyawan Bakso “Temu Roso”, sekitar pukul 14.30 saat itu dirinya berada di lantai atas. Tiba-tiba mendengar jeritan temannya sesama karyawan, Salsa (32) mengatakan kebakaran. Seketika Aris berlari kebawah dan melihat api tengah menyambar tabung gas 3 Kg yang dipakai untuk menghangatkan kuah bakso. Aris bersama karyawan lainnya berusaha memadamkan api namun api terus menjalar ke beberapa tabung gas lainnya dan gerobak bakso serta meja kursi di lantai bawah.
Dikatakan Aris api timbul saat Salsa mengganti tabung gas yang kosong dan saat akan menghidupkan kompor tiba-tiba keluar api dan langsung menyambar ke beberapa tabung.
Warga yang mengetahui adanya kebakaran langsung memberi pertolongan untuk memadamkan api dan juga mengontak pihak Dinas Pemadam Kebakaran. Tidak beberapa lama empat unit mobil Damkar dari Pemkab OKU yang dipimpin oleh Aminilson S Sos MM dan satu unit dari PT Semen Baturaja tiba dan langsung bertindak untuk memadamkan api.
Tampak anggota Polri dipimpin Aiptu Panggabean dan Serda Afrizal dari Kodim 0403/OKU bersama anggota turut membantu petugas Damkar memadamkan api yang terus menjalar ke lantai atas. Sekitar pukul 15.35 api dapat dijinakkan setelah petugas Damkar berjibaku memadamkan api. Anggota POLRI dan TNI terus bersiaga dilokasi kebakran yang terjadi di tempat setretagis dan ramai penduduk itu.
Kebakaran yang terjadi simpang tiga wilayah Kampung Baru itu memang merupakan kawaan yang sibuk dan arus lalu lintasnya padat. Apalagi warga yang penaaran melihat gumpalan sap hitam di udara itu ramai-ramai mendatangi sumber api untuk mengetahui rumah siapa yang terbakar.
Hingga api berhasil dijinakan kondisi terpantau aman dan kondusif.” Kerugian sementara belum bisa ditaksir. “ terang Aminilson yang ditemui dilokasi kebararan. Menurut Kadin Damkar OKU ini, api diperkirakan berasal dari tabung gas saat salah seorang karyawan mengganti tabung kosong.
(Amelia).



