Beranda Daerah Perangkat Pekon Tulung Agung di duga Palsukan Tanda Tangan Taqmir Masjid di...

Perangkat Pekon Tulung Agung di duga Palsukan Tanda Tangan Taqmir Masjid di Surat Hibah Pembangunan IPAL

477
BERBAGI

Pringsewu (Radarnews.id)-Informasi adanya alih fungsi peruntukan lokasi pembangunan IPAL komunal di Pekon Tulung Agung Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu dari pembangunan musholla ke pembangunan IPAL komunal di bantah oleh Kepala Pekon setempat.

Darmawan Kepala Pekon Tulung Agung mengaku bahwa pihaknya mempunyai dasar untuk membangun Ipal di lokasi tersebut.

“Dasar kami pembuatan IPAL itu surat hibah dari natzir ke pekon dan ada surat nya,”ujarnya, saat di temui di Kantor pekon setempat, Kamis (20-7-2021).

Selain memiliki surat hibah dari taqmir masjid (Irwanto) rencana pembangunan IPAL juga sudah di musyawarahkan dengan masyarakat.
“Pada waktu itu sudah di musyawarahkan di masjid. Dan di Pekon juga sudah. setelah terjadi seperti ini ada apa Lo keluarga kok cari cari? Yang katanya hibah punya keluarga saya lah,”tambah nya.

Hal senada juga di sampaikan Irwanto selaku penerima wakaf dari salah satu warga untuk pembangunan musholla.
Menurutnya rencana pembangunan IPAL di lokasi masjid di Dusun Solokarto Sudah di musyawarahkan di masjid dan mendapat persetujuan dari para jamaah.
Namun dirinya membantah telah menanda tangani surat hibah ke Pekon.
“Sebenarnya sudah di musyawarahkan di masjid. waktu itu pak bayan mengatakan katanya pekon mau dapat bantuan ipal.nah pak bayan minta di putuskan malam itu kalau iya iya kalau tidak ya tidak. saat itu kebetulan pas peringatan Nuzulul Qur’an dan jamaah pada setuju,”ujarnya.

“Kalau dari wakaf ke saya karena saya sebagai taqmir ya saya tanda tangan. kalau dari wakaf ke hibah saya ya belum paham betul.perasaan saya pak bayan belum pernah,”kata Irwanto.
Saat media ini meminta Irwanto untuk menunjukkan tanda tangan di secarik kertas ternyata setelah di bandingkan dengan tanda tangan yang tercantum dalam surat hibah yang ada di Pekon terlihat banyak perbedaan.
Seperti di ketahui bangunan IPAL tersebut berdiri diatas tanah yang di wakafkan pada tahun 2011 lalu oleh Cokro (ALM) warga Pekon setempat kepada Irwanto selaku Taqmir Musola serta disaksikan oleh anak cucunya untuk keperluan ibadah, dimana lokasi bangunan musolah atau masjid guna keperluan ibadah masyarakat sekitar.

(Imron).